CultureTourism

Di Tengah Pandemi, Virtual Festival Indonesia 2020 Perth Sukses Pikat Turis dan Pelaku Bisnis

Ditengah situasi pembatasan era Pandemi, kota Perth dikejutkan oleh gelar budaya Virtual Festival Indonesia 2020 (VFI 2020) yang meriah, terselenggara melalui kolaborasi KJRI Perth dengan komunitas Indonesia di Australia Barat(12/9/2020). Acara ini dikemas dalam format virtual dan disiarkan melalui platform media digital, dengan tema “Let’s Strive Together“.

“Acara ini sengaja ditujukan untuk memelihara momentum exposure Indonesia sebagai salah-satu negara tujuan destinasi favorit Australia, termasuk Australia Barat. Selain itu, acara ini juga dimaksudkan sebagai ekspresi optimisme bagi berlanjutnya hubungan kerjasama yang erat antara kedua bangsa,” tegas Konsul Jenderal RI Perth, Dewi Tobing dalam sambutannya.

Acara dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Australia, Kristiarto Suryo Legowo, dan menghadirkan pula sambutan dari Deputi Menparekraf Nia Niscaya, serta Minister for Asian Engagement of Western Australia, Hon. Peter Tinley, AM, MLA.

Para tokoh menyambut baik kedekatan hubungan kedua negara, baik di tataran G to G maupun people to people connection yang telah terjalin selama ini. Virtual Festival Indonesia 2020 merupakan ikon kultural yang memperkuat kedekatan tersebut, di samping berbagai momentum formal semisal pemberlakuan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA) di bulan Juli 2020.

VFI 2020 ditayangkan secara live streaming di Facebook dan kanal Youtube “Festival Indonesia Perth“, diisi dengan sajian pertunjukan budaya, seni tari dan lagu serta video promosi yang merepresentasikan keindahan Indonesia baik dari sisi seni-budaya maupun keindahan paronama sebagai tujuan wisata.

Festival dimeriahkan oleh penampilan beberapa musisi-musisi kenamaan Indonesia, antara lain: Fatur-Java Jive, Papua Original Band, Arin Wolayan & The Band, Rama Davis. Festival juga diisi oleh peragaan busana oleh Dian Oerip, penampilan seni tradisional Indonesia oleh tim gamelan Dharma Wanita Persatuan KJRI Perth, tim kesenian dari berbagai kerukunan daerah Nusantara di Perth, serta berbagai segmen komunitas dari Indonesia dan Australia Barat. VFI 2020 juga membuka virtual marketplace untuk memasarkan kuliner Indonesia ke masyarakat Australia Barat.

Diharapkan melalui VFI 2020 ini, minat dan kerinduan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia dapat dipertahankan, sehingga angka kunjungan pasca pandemi nantinya dapat segera bangkit seperti semula dan meningkat pesat.

Ketika tayang secara live streaming, agregat jumlah pemirsa (viewers) mencapai lebih dari 5.000 viewers aktif, dan diikuti oleh audiens yang lebih besar menembus bilangan 9.000 pemirsa dari berbagai platform media digital dan media sosial.

Berbagai cuitan, komentar dan apresiasi baik dari segmen pemirsa Indonesia maupun Australia dan komunitas global, membanjiri kolom comments di keseluruhan platform media digital baik Youtube, Facebook Live, maupun Instagram dan lain sebagainya. Angka dan animo pemirsa ini terus meningkat seusai pasca live streaming, dan kesemuanya menunjukkan spirit antusiasme untuk berkunjung, menikmati, dan experiencing keindahan the Wonderful Indonesia. (Sumber: KJRI Perth)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close