Headline News

Dihadiri Presiden Jokowi, Imlek Nasional 2021 Akan Digelar Virtual Pada 20 Februari

 

Gelaran Imlek Nasional tahun ini, akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasanya, Imlek Nasional akan dirayakan dengan berbagai acara menarik, kali ini akan berlangsung sederhana dan menyesuaikan dengan kondisi di tengah Pandemi Covid-19.

Gelaran Imlek Nasional yang ketiga ini,  akan dilangsungkan secara virtual pada tanggal 20 Februari 2021 pada pukul 10.00 WIB dan akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju maupun pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat.

Informasi mengenai gelaran  Imlek Nasional 2021 ini disampaikan langsung Ketua Panitia Imlek Nasional, G. Sulistiyanto dalam sesi jumpa pers secara virtual, Selasa (9/2/2021). Acara jumpa pers ini juga dihadiri Menteri Koordinator  Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy.

Selain itu, dalam  jumpa pers ini  juga hadir sejumlah pengurus panitia  Imlek Nasional, seperti Teddy Sugianto, David Herman Jaya dan Arief Harsono sebagai Wakil Ketua Panitia, Sekretaris 1 Eddy Hussy dan Sekretaris 2, Ulung Rusman.

Ketua Panitia Imlek Nasional, G. Sulistiyanto mengatakan, tahun ini gelaran  Imlek Nasional  mengangkat tema ‘Untukmu Negeri, Kami Berbakti dan Peduli’. Tema ini diangkat,  karena untuk memperkuat sikap saling peduli di tengah pandemi Covid-19.

“Pandemi menjadi kesempatan kami untuk saling peduli dan mendukung melalui banyak cara, memulainya dari diri sendiri. Mengenakan masker dengan baik, dan menghindari kerumunan misalnya, adalah wujud cinta kasih kepada diri sendiri dan lingkungan sekitar. Kami percaya, kita dapat melakukannya tanpa kehilangan makna dari Tahun Baru Imlek tersebut,” kata Sulistiyanto yang juga pendiri Gerakan Pakai Masker Nasional.

Sebagai bentuk kepedulian, Panitia Imlek Nasional akan menyalurkan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan atau yang terdampak Covid-19. Bantuan itu berupa  10 ribu  ton beras dan 20 juta masker yang akan disebar ke seluruh wilayah di Indonesia.

“Yang menarik dari Imlek Nasional ini, bahwa panitia telah berhasil mengumpulkan sebuah persembahan yang akan dilaksanakan setelah masa imlek atau  hingga beberapa bulan kedepan,  yaitu berupa penyerahan 10 ribu ton beras dan 20 juta masker yang akan dibagikan masyarakat luar dan akan bekerja sama dengan TNI-Polri serta organisasi masyarakat lainnya,” ujar Sulistiyanto.

Dalam kesempatan ini, Sulistiyanto menghimbau masyarakat yang merayakan Imlek, untuk tidak merayakan tahun baru China ini dengan berpergian yang mengundang kerumunan. Perayaan Imlek cukup  dilakukan di rumah,  termasuk  beribadah di saat Imlek. 

“Kami sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat  untuk tahun ini, kerana  adanya pandemi covid 19 agar tidak keluar rumah, perayaan Imlek  cukup di rumah saja.  Jadi tidak harus ke tempat-tempat  ibadah atau mengunjungi orang lain atau orang yang lebih tua,” ungkap Sulistiyanto.

Sementara itu, Menteri Koordinator  Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajir Effendy sebagai perwakilan dari Pemerintah, menyambut baik gelaran Imlek Nasional diselenggarakan secara virtual. Penyelenggaraan tersebut sudah sesuai dengan keinginan Pemerintah agar Imlek untuk tahun ini digelar secara sederhana.

“Atas  nama pemerintah, saya menyambut baik kegiatan Imlek Nasional dan ini bukan pertama sudah sekian sekali hanya tahun ini dilakukan secara virtual tanpa perayaan yang  biasanya ada perayaan besar-besaran. Pemerintah berkepentingan dengan kegiatan Imlek, karena jangan  sampai  kegiatan Imlek ini menimbulkan kerumunan,” kata Menko PMK.

“Pemerintah mengharapkan peringatan Imlek 2021 dilaksanakan dengan sederhana dan kalau bisa diupayakan memberikan dampak positif dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19, “ tambahnya.

Gelaran Imlek Nasional 2021 ini diselenggarakan berkat kerjasama Organisasi Sosial Kemasyarakatan seperti Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI), Asosiasi Pengusaha Indonesia(APINDO) dan beberapa organisasi lain yang turut mendukung acara ini.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close