Dispar Kabupaten Bantul, Gratiskan Retribusi Ke Pantai Parangtritis

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul sudah memperkirakan kemungkinan besar pengunjung Pantai Parangtritis dan sekitarnya akan mengalami lonjakan selama libur natal dan tahun baru ini. Kondisi cuaca diperkirakan sangat mendukung untuk wisatawan berlibur ke pantai Parangtritis.
Dinas Pariwisata memperkirakan setidaknya akan ada 25 ribu pengunjung yang datang ke Pantai Parangtritis selama liburan Natal ataupun libur tahun baru ini. Biasanya ketika musim libur Natal dan tahun baru akan terjadi antrean yang cukup panjang masuk ke tempat pemungutan retribusi atau TPR.
Menurutnya, faktor keselamatan memang sangat penting dan diutamakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. Oleh karena itu pihaknya tidak mempermasalahkan ketika nanti gerbang TPR dibuka secara gratis walaupun mengakibatkan kehilangan pendapatan.
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul juga tak berharap banyak terhadap sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama musim libur Natal dan Tahun Baru ini. Pasalnya, Dinas Pariwisata sudah mampu mencapai target PAD sektor pariwisata yang ditetapkan selama tahun 2019. Target tersebut telah tercapai jauh sebelum musim libur akhir tahun.
Joko Wintolo, mengungkapkan tahun ini Dinas Pariwisata dibebani PAD sebesar Rp 28,29 miliar dan target tersebut sudah tercapai tanggal 15 Desember 2019 lalu. Hingga tanggal 16 Desember 2019 total pendapatan dari sektor pariwisata mencapai Rp 28,53 miliar.
Ia menambahkan, sampai saat ini retribusi pariwisata paling banyak yang ada di Bantul adalah berasal dari retribusi Pantai Parangtritis. Tahun 2019 ini Pantai Parangtritis sudah memberikan kontribusi sekitar Rp 22,13 miliar. Disusul dengan kontribusi panta di wilayah barat yang mencapai Rp 5,8 miliar. Sementara kontribusi Goa Selarong hanya sekitar Rp201 juta dan Gua Cerme hanya Rp 43 juta.
