Tourism

Dr. dr. Taufik Jamaan Luncurkan Buku “Medical Tourism Of Indonesia”

Penulis sekaligus seorang dakter yaitu Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOg akhirnya merilis buku ke-12 nya yang berjudul “Medical Tourism Of Indonesia” yang digelar di Auditorium 1 Gedung IMERI Fakultas Universitas Indonesia, Kamis (8/8/2019).

Dalam buku tersebut menceritakan bahwa bagaimana wisata medis sangat potensial di Indonesia. Buku ini akan menjadi inspirasi bagi kita semua, karena kita tahu bahwa bidang wisata medis ini sudah banyak berkembang di banyak negara dengan banyak melibatkan stakeholder. Sehingga saat ini bidang wisata medis di ASEAN saja sudah melebihi omset sekitar 150 triliun.

Taufik Jamaan mengatakan, peluang dan potensi ekonomi ini seharusnya juga diambil oleh pemerintah Indonesia, pihak swasta, rumah sakit dan seluruh stakeholder atau pelaku-pelaku bisnis pariwisata dan kesehatan. Kemajuan wisata medis ini secara langsung juga akan mendorong majunya kualitas pelayanan kesehatan dan banyaknya rumah sakit yang perlu standarisasi internasional.

“Saat ini kurang lebih 2500 rumah sakit dan destinasi wisata yang banyak dan juga pariwisata yang semakin maju, maka saya yakin wisata medis ini akan menjadi masa depan Indonesia. Dengan kekayaan alam budaya Indonesia yang tidak bisa ditandingi oleh negara lain, maka akan menjadi kekuatan pada bidang ini. Semoga buku ini akan menjadi pendorong semua pihak untuk lebih memperhatikan bidang ini karena opportunity yang sangat besar baik bagi turis domestik maupun turis asing,” ujar dr. Taufik.

Ia menambahkan, tentunya perlu kesadaran dari para pelaku industri atau para stakeholder bahwa medical tourism ini adalah suatu big bisnis. Bahwa ini adalah masa depan Indonesia karena dari program pemerintah sekarang bahwa pariwisata itu nomor 2. Jadi itu akan mengangkat seluruh roda ekonomi Indonesia dan mengaktifkan jaringan-jaringan industri.

“Kami persembahkan buku ini kepada masyarakat, kesehatan dan pariwisata sehingga kita bisa mengeksplore dan mengubah peluang bisnis. Mudah-mudahan kita semua saling mendukung dan mendorong Kementerian Kesehatan, Kementerisan Pariwisata dan seluruh stakeholder Indonesia, sehingga industri kesehatan dan pariwisata semakin berkembang di Indonesia,” jelasnya.

Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam menjelaskan, bahwa buku ini akan menjadi pemicu bagi semua stakeholder di bidang pendidikan, pariwisata dan kesehatan. Bahwa dokter-dokter Indonesia itu kualitasnya sama dengan dokter dari negara lain. Karena kita menggunakan buku-buku yang sama, kemudian metode atau kurikulum yang sama, dan ini juga terbukti dokter-dokter kita yang melanjutkan pendidikan di negara lain banyak di puji.

“Kita patut bangga bahwa sebenarnya banyak dokter kita yang hebat-hebat. Kemudian dari segi organisasi banyak profesor-profesor kita menjadi pemimpin organisasi dokter di dunia. Jadi sebenarnya kualitas dokter kita baik dari segi skill-nya maupun dari organisasinya bagus-bagus,” katanya.

Untuk teknologi kita tidak kalah dengan negara lain, hanya saja soal promosi kita kurang. Diharapkan dengan keberadaan buku ini memotivasi buat kita semua untuk memberikan pelayanan paripurna.

Sementara itu Wakil Menteri Pariwisata RI 2011-2014 Dr. H. Sapta Nirwandar mengatakan, Presiden Joko Widodo menetapkan pariwisata sebagai leading sector, saya termasuk orang yang mendukung dengan adanya medical tourism ini. Pada saat saya masih di pariwisata, kenapa departemen kesehatan khususnya dan dokter pada umumnya tidak melihat ini sebagai suatu potensi pariwisata.

“Sektor pariwisata itu penting, karena pariwisata dapat menyerap banyak tenaga kerja. Dalam mengembangkan wisata medis, pelayanan juga harus diutamakan. Sektor pariwisata itu ekonomi growth yang paling tinggi juga,” ungkapnya.

Hadir dalam peluncuran tersebut, Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Wakil Menteri Pariwisata RI 2011-2014 Dr. H. Sapta Nirwandar, Perwakilan Kementerian Kesehatan Dr. Muhammad subuh, Rainier H Daulay

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close