CultureDestinationTravel

Festival Tjimanoek 2019 Jadi Andalan Untuk Edukasi Kebudayaan Khas Indramayu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menggelar Festival Tjimanoek, Sabtu (12/10/2019). Festival ini menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian HUT Ke-492 Kabupaten Indramayu dan ditargetkan go international.

Perayaan Festival Tjimanoek 2019 merupakan sebagai ajang mempromosikan kesenian dan tradisi daerah khas Kabupaten Indramayu kepada publik.

Para peserta festival dari berbagai pegiat budaya di Kabupaten Indramayu serta perwakilan Kota/Kabupaten tetangga turut memeriahkan acara tersebut.

Dalam festival itu, beragam legenda Indramayu dipertunjukkan, di antaranya Sejarah Raden Arya Wiralodra, Nyi Endang Dharma Ayu, Dampu Awang, Ki Bajul, Jaka Tarub, Suta Jaya, dan legenda lain. Mereka mempertunjukkan kesenian budaya masing-masing yang dibalut dengan peragaan seni tari.

Bupati Indramayu, Supendi mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dalam menyemarakkan Hari Jadi Ke-492 Kabupaten Indramayu.

Melalui Festival Tjimanoek juga pihaknya ingin mengenalkan budaya sekaligus mengingatkan kembali sejarah-sejarah yang ada di Kabupaten Indramayu.

“Kita tahu banyak berkembangan legenda sejarah di masing-masing kecamatan, sehingga kita tampilkan dalam sendratari dalam Festival Tjimanoek ini,” ujar Supendi.

Tidak hanya itu, dalam Festival ini pemerintah juga berkomitmen ingin melestarikan budaya agar tidak punah tergerus perkembangan zaman sekarang ini. Terutama kepada para generasi muda, Supendi merasa mereka perlu dibekali dengan pemahaman nilai-nilai budaya.

Salah satu upaya, yaitu dengan menampilkan kreasi seni yang dikemas dengan beragam inovasi sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Namun, inovasi itu tanpa mengurangi nilai-nilai budaya yang terkandung didalamnya.

“Ini juga sekaligus cara kita untuk menggaet wisatawan, kita juga mengundang dari Kementerian Pariwisata RI,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Indramayu, Carsim mengatakan, Pemkab Indramayu saat ini tengah fokus memberdayakan sanggar-sanggar kesenian di Indramayu melalui bantuan-bantuan program.

“Dengan begitu, ke depan pelaku sanggar memiliki akses yang luas dalam proses penampilan dan pertunjukan kesenian budaya khas Indramayu kepada masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya berjanji, tahun depan setiap rangkaian Festival Tjimanoek akan semakin ramai dan banyak menyuguhkan pentas seni khas Indramayu yang masih belum banyak dipertontonkan kepada masyarakat luas.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close