Culture

Gali Potensi Kauman Sebagai Heritage Masa Depan

Jurusan Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) menggandeng Jurusan Arsitektur National University of Singapore (NUS) dan University Malaya (UM) Malaysia mengadakan ‘Kauman UM-NUS-UII Architectural Conservation Field School’ di Pendopo Dalem Pengulon, Kauman Yogyakarta, 9 Juli-2 Agustus 2018. Kegiatan eksplorasi sejarah ini bertujuan mengungkap aset-aset budaya yang ada di Kampung Kauman yang merupakan kawasan bernilai sejarah tinggi. Diantaranya terdapat Masjid Gedhe Kauman yang merupakan salah satu dari 4 elemen pembentuk kota Yogyakarta (Catur Gatra Tunggal) dan tempat lahirnya Organisasi Muhammadiyah yang terus berkembang hingga hari ini.

Ketua Panitia dari Jurusan Arsitektur UII, Arif Budi Sholihah ST MSc PhD mengatakan, sebagai kota budaya, Yogyakarta menyimpan berbagai potensi heritage yang sangat menarik untuk dilestarikan dan dikembangkan. Namun banyak yang belum terekspos ke publik dan mendapat perhatian untuk dikembangkan, salah satunya Kampung Kauman.

“Posisi Kauman yang berada di pusat kota dengan berbagai destinasi wisata disekitarnya, masih belum banyak mendapat perhatian. Itulah alasan dipilihnya Kauman sebagai lokasi field school untuk digali potensinya sebagai heritage masa depan,” ujar Arif kepada wartawan disela kegiatan, Selasa (10/7/2018).

Dijelaskan Arif, dalam field school ini akan dibahas banyak tentang kondisi Kauman dimasa lalu, masa kini dan masa depan. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan Kauman di masa yang akan datang berbasis potensi kawasan. “Pada akhir acara 1 Agustus, hasil dari kegiatan ini akan dipamerkan untuk umum dan pada 9 Agustus pameran akan diboyong ke NUS dan Tun Tan Cheng Lock Research Centre di Malaka Malaysia,” katanya.

Dosen NUS Singapura, Prof Johanes Widodo mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa asal tiga negara terutama dalam menumbuhkan solidaritas Asean. Para mahasiswa akan memiliki porto folio berupa penerbitan buku hasil eksplorasi Kampung Kauman. Peserta juga akan berkeliling untuk berkomunikasi dengan warga Kampung Kauman, menggali berbagai cerita dan sejarah menarik yang jarang terungkap. Disamping itu melihat masalah yang dihadapi Kampung Kauman, seperti perubahan fungsi, status tanah dan bangunan tak dipelihara. “Para mahasiswa diminta membuat perencanaan berisi usul untuk dapat melestarikan Kauman baik secara fisik dan komunitas,” katanya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close