EconomicHeadline NewsInvestment

Gandeng Wika dan PP, Sarinah Bakal Bangun Kompleks Komersial Senilai Rp1,8 Triliun

PT Sarinah (Persero) akan membangun kompleks komersial di lahan miliknya di Jalan M.H Thamrin, No. 11, Jakarta Pusat.  Untuk memperlancar pembangunan, Sarinah menggandeng PT Wijaya Karya (Wika) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Pada Jumat pagi (8/2/2019) bertempat di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Sarinah bersama PT WIKA dan PT Pembangunan Perumahan telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU mengenai pembangunan kompleks komersial tersebut. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT Sarinah (Persero),  GNP Sugiarta Yasa, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk,  Lukman Hidayat, dan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Tumiyana.

Penandatanganan MoU ini, disaksikan oleh Menteri BUMN, Ibu Rini Soemarno, Deputi Bidang ELKP, Bapak Edwin Hidayat Abdullahdan  dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PT Sarinah (Persero), PT Wijaya Karya Tbk., dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., serta Pejabat Kementerian BUMN.

Dalam MoU itu, diatur kerjasama dalam pembangunan dan pengembangan proyek melalui pemanfaatan kompetensi, fasilitas, dan jasa dengan prinsip saling menguntungkan dan berbasis pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki masing-masing BUMN sesuai dengan kebutuhan serta kepentingan para pihak.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero),  GNP Sugiarta Yasa Nilai investasi dari proyek tersebut mencapai Rp 1,8 triliun, di mana sebanyak 70 persen pendanaannya berasal dari pinjaman perbankan BUMN dan sisanya dari internal perusahaan.

Untuk pembangunannya akan dilakukan di atas lahan seluas 1,7 hektar.  Di lahas terbus akan dibangun   dua gedung (tower) yang bakal dibangun serta difungsikan untuk area bisnis dan komersil, seperti mal, gedung perkantoran, area pameran dan pertemuan, area hiburan serta apartemen.

“Di Jalan Thamrin, Wahid Hasyim, Sunda itu kurang lebih 2,8 ha tapi Sarinah yang memiliki lahan 1,7 ha. Yang kita bangun pertama dulu 1,7 ha dulu kita akan bangun untuk menjadi gedung 41 lantai dengan tiga basement. Nanti kita membuat kawasan open jadi smart building juga,”  kata Sugiarta usai penandatanganan  MoU.

Proyek tersebut rencananya akan mulai dibangun pada Maret 2019. Untuk tahap pertama ditargetkan selesai 2020.Insya Allah bulan depan sudah mulai groundbreaking. (Waktu pengerjaan) 16 bulan tahap pertama. Tower baru minimal dua . Dengan yang existing artinya ada tiga tower,” ungkap dia. (Sumber PT Sarinah)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close