DestinationTourism

Goa Ngeleng Disiapkan Jadi Objek Wisata Alam

Goa Ngeleng di Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan Kabupaten Gunungkidul, dilirik investor untuk dikembangkan menjadi objek wisata alam representatif. Selain peningkatan kawasan, sarana dan prasarana wisata termasuk kolam renang serta kereta gantung, akan dibangun untuk melengkapi objek wisata ini. Salah satu investor telah menyiapkan dana ratusan miliar dan kini sudah dalam tahap orientasi dan tindak lanjut hasil kajian.

“Pembangunan peningkatan lokasi wisata alam ini tengah dicari formulai dan bentuk kerjasamanya dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul,” kata Kepala Desa Mulusan, Paliyan, Gunungkidul Supodo, Minggu (19/8).

Tahapan demi tahapan yang terkait dengan perencanaan sudah dilakukan dan rencananya proses pembangunan itu akan dilakukan mulai tahun 2019. Hal tersebut dilakukan lantaran masih ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan pembahasan. Rencananya di lokasi tersebut akan dibangun kolam renang berukuran besar dan berada di sekitar pintu masuk goa Ngeleng. Sementara untuk kereta gantung nantinya dibangun di atas Goa Ngeleng. Khusus untuk pembangunan kereta gantung ini telah dilakukan kajian-kajian dengan pihak terkait, dengan mempertimbangkan dari sisi keamanan wisatawan.

“Intinya kita hanya tinggal mencari bentuk dan formulasi kerjasama antara investor dan pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Sementara Koordinator kelompok sadar wisata, Rudito mengatakan saat ini Goa Ngeleng sudah mulai dikenal wisatawan, meskipun hingga saat ini belum dilakukan pemungutan retribusi kepada pengunjung. Selama ini wisatawan yang datang mendapat pelayanan dan pemanduan menyusuri objek wisata Goa Ngeleng secara gratis, karena memang belum ada fasilitas yang layak di dalamnya. Dari hasil penelitian tim ahli goa (Speleologi) Goa Ngeleng memiliki struktur batuan kapur layaknya goa yang berada di kawasan selatan Jawa. Memiliki keindahan dari Stalaktit dan Stalakmit dan dari struktur dan lapisan bebatua dalam kondisi aman.

“Sekitar goa banyak dihuni berbagai jenis satwa termasuk habitat kelelawar dan kera ekor panjang,” ucapnya.

Camat Paliyan, Marwata Hadi ketika dihubungi membenarkan adanya investor yang akan melakukan kerjasama dengan pemerintah desa Mulusan dan Pemkab Gunungkidul terkait dengan rencana pembangunan Goa Ngeleng. Proses untuk pembangunan dan bentuk kerjasamanya kini tengah dilakukan dan diharapkan bisa terwujud. “Setahu saya memang sudah ada investor dan saat ini dalam sudah dalam proses orientasi medan,” terangnya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close