Group SIA Serius Lakukan Pengembangan Armada

0
sgair

Manajemen Group SIA sebagai induk maskapai penerbangan yang membawahi Singapore Airlines, Silk Air dan Scoot mengungkapkan menerima tiga armada A350-900 untuk bergabung dengan layanannya, dua di antaranya dikirim pada kuartal tersebut. Satu pesawat A380-800 baru dengan produk kabin terbaru juga telah diterima dan dipergunakan untuk penerbangan ke Sydney, sementara dua pesawat A380-800 dikeluarkan dari layanan untuk mempersiapkan pengembalian sewa (lease return).

Selain itu, satu pesawat 777-200ER dikeluarkan dari layanan dan akan disiapkan untuk penjualan. Sejak tanggal 31 Desember 2017, armada Induk Maskapai Penerbangan yang beroperasi terdiri dari 109 pesawat penumpang (51 777, 22 A330-300, 16 A380-800 dan 20 A350-900), dengan usia rata-rata 7 tahun dan 6 bulan.

Tiga armada pesawat 737 MAX 8 ditambahkan ke armada SilkAir dan mulai beroperasi pada kuartal tersebut. Per 31 Desember 2017, SilkAir mengoperasikan 33 pesawat – sepuluh A320, tiga A319 dan 17 737-800 serta tiga 737 MAX 8 – dengan usia rata-rata 4 tahun dan 7 bulan.

Scoot menambahkan satu pesawat 787-8, dilengkapi dengan tempat tidur kru kabin untuk layanan penerbangan jarak jauh, selama kuartal tersebut. Dua armada A320 yang sebelumnya dijual ke IndiGo dikembalikan ke Scoot. Armada Scoot yang beroperasi per tanggal 31 Desember 2017 terdiri dari 41 pesawat – 16 787 (10 787-8 dan enam 787-9), 23 A320 dan dua A319 – dengan usia rata-rata 4 tahun dan 9 bulan.

SIA Cargo mengoperasikan layanan armada yang terdiri dari tujuh 747-400 freighters per tanggal 31 Desember 2017, tidak berubah dari kuartal sebelumnya.

Menyusul keberhasilan peluncuran dari pesawat A380 baru dengan produk kabin terbaru ke Sydney, Induk Maskapai Penerbangan akan memperkenalkan A380 yang telah ditingkatkan untuk penerbangan ke London dan Hong Kong pada penerbangan tertentu mulai dari 16 Februari 2018 dan 18 Februari 2018. Pada musim operasi Northern Summer (25 Maret 2018 sampai 27 Oktober 2018), layanan ke Cape Town melalui Johannesburg akan meningkat dari saat ini empat kali seminggu menjadi layanan harian untuk memenuhi permintaan perjalanan yang meningkat.

Dusseldorf akan dilayani empat kali seminggu, meningkat dari frekuensi tiga kali mingguan saat ini. Layanan penerbangan ke Hanoi akan meningkat dari tujuh menjadi 10 penerbangan seminggu, karena mendapat transfer sebagian dari SilkAir.

Berlaku mulai dari 1 Mei 2018, layanan penerbangan empat kali dalam satu minggu yang saat ini tersedia ke Canberra-Wellington akan digantikan dengan penerbangan empat kali seminggu dari Wellington ke Singapura melalui Melbourne, dan layanan harian dengan rute melingkar ke Canberra melalui Sydney. Jumlah destinasi di dalam jaringan akan tetap berada di angka 62, di seluruh 32 negara dan teritori, termasuk Singapura

SilkAir mengambil alih layanan lima kali seminggu milik Scoot dengan destinasi ke Yangon dan melakukan transfer layanan penerbangan Kuching dan Palembang ke Scoot selama kuartal tersebut. Pada bulan Januari 2018, pesawat 737 MAX 8 memulai layanan ke Darwin dan Cairns. SilkAir akan mentransfer penerbangan Langkawi, Pekanbaru dan Kalibo ke Scoot selama musim operasi Northern Summer. Dengan perubahan tersebut, SilkAir akan terbang ke 49 destinasi di 16 negara.

Scoot memulai penerbangan ke Kuching, Honolulu, Harbin dan Palembang pada kuartal tersebut, dan meluncurkan layanan ke Kuantan pada tanggal 2 Februari 2018. Maskapai penerbangan berbiaya rendah tersebut berencana untuk melebarkan sayapnya untuk destinasi kedua dan layanan penerbangan jarak jauh ketiganya di Eropa yakni Berlin, Jerman, pada tanggal 20 Juni 2018.

Seiring dengan dari SilkAir dan penangguhan layanan ke Jaipur mulai 12 Maret 2018, jaringan Scoot akan berkembang menjadi 66 destinasi di 18 negara dan wilayah.

Secara keseluruhan, portofolio maskapai penerbangan di Grup tersebut akan terbang ke 137 destinasi di 37 negara dan wilayah, termasuk Singapura. SIA Cargo akan terus mengejar peluang penerbangan charter dan menerapkan kapasitas untuk memenuhi permintaan penerbangan yang ada. Saat ini, jaringan kargo SIA Cargo mencakup 19 kota di 13 negara dan wilayah, termasuk Singapura

Meskipun terdapat stabilisasi dalam hasil pendapatan dalam beberapa bulan terakhir, masih terdapat tekanan pada hasil pendapatan dikarenakan kompetitor meningkatkan kapasitas yang signifikan di pasar-pasar utama dengan harga yang agresif. Kondisi pasar yang penuh tantangan ini telah diperburuk oleh pergerakan harga bahan bakar baru-baru ini.

Harga bahan bakar telah mengalami tren yang lebih tinggi dan volatilitas diperkirakan akan terus berlanjut di bulan-bulan mendatang, sebagaimana pasar terus menyeimbangkan permintaan dan penawaran. Untuk kuartal keempat dari tahun keuangan ini, Grup tersebut telah melakukan lindung nilai 40,7% dari kebutuhan bahan bakarnya dengan harga bahan bakar jet rata-rata sebesar USD65 per barel.

Grup tersebut juga memasukin lindung nilai Brent lebih panjang dengan jatuh tempo diperluas ke tahun keuangan 2022-23, yang meliputi antara 47% dari perkiraan konsumsi bahan bakar tahunan dari Grup tersebut, dengan harga rata-rata berkisar dari USD53 hingga USD59 per barel.

Induk Maskapai Penerbangan akan melakukan pengiriman pesawat Boeing 787-10 pertama di dunia pada bulan Maret 2018, dengan produk kabin terbaru untuk penerbangan jarak menengah (medium-haul) yang ditempatkan bagi penerbangan regional. Peluncuran produk kabin baru untuk penerbangan regional menegaskan kembali komitmen Grup ini untuk terus meningkatkan pengalaman perjalanan premium bagi pelanggan melalui inovasi dan kepemimpinan produk.

Program transformasi tiga tahun Grup ini berjalan dengan baik, dengan sejumlah inisiatif yang telah menghasilkan dalam hal peningkatan pengalaman pelanggan, peningkatan pendapatan dan peningkatan efisiensi operasional. Inisiatif baru kini tengah dieksplorasi secara aktif. Inovasi digital adalah enabler penting dalam program transformasi, dengan investasi signifikan dilakukan untuk mengangkat kemampuan digital dari Grup ini.

Melalui berbagai inisiatif strategis dan kekuatan portofolio dari maskapai penerbangan yang melayani segmen pasar, baik untuk layanan penuh (full-service) dan berbiaya rendah (low-cost), Grup SIA memiliki posisi yang baik untuk memenuhi tantangan persaingan yang sedang berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *