Headline News

Gubernur Erzaldi Siap Laksanakan Instruksi Presiden Untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman siap melaksanakan instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar daerah menggencarkan konversi tempat tidur di rumah sakit untuk mengantisipasi terus melonjaknya kasus baru Covid-19 saat melakukan video conference bersama para kepala daerah, Senin (19/7/2021). Erzaldi mengakui Provinsi Kepulauan Babel masih ada keterlambatan dalam mengkonversi tempat tidur.

“Sesuai instruksi Presiden, zona merah harus dikonversikan sebesar 40 persen dari kapasitas tempat tidurnya untuk pasien covid, sementara zona orange minimal 30 persen, dan zona hijau 20 persen. Di Babel sendiri masih terdapat daerah yang belum mengkonversikannya, seperti Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang,” jelas Gubernur Erzaldi.

Bukan hanya soal konversi tempat tidur, namun Gubernur Erzaldi juga sepakat apa yang diminta Presiden terkait penyediaan tempat isolasi di tingkat kelurahan/desa. Kehadiran  tempat isolasi tersebut dinilai dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan juga dapat memudahkan pengawasan dengan harapan penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir. Yang terpenting, harus ada kolaborasi yang kuat agar harapan bersama ini dapat tercapai.

“Itu semua butuh kerja keras kita bersama. Harapan saya kepada Bupati dan Walikota di Babel, mari kita bersama-sama mengedukasi dan memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat kita. Jangan sampai nanti daerah kita naik menjadi PPKM Level 4 atau PPKM Darurat,” ungkapnya.

Karena pemerintah menetapkan daftar daerah penerapan PPKM Darurat berdasarkan asesmen situasi pandemi dan hal itu berimbas pada pembatasan aktivitas masyarakat. Dijelaskan Gubernur bahwa, setiap level pembatasan kegiatan masyarakat, mulai dari WFO sektor non esensial, belajar-mengajar, industri, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, transportasi umum, hingga tempat ibadah.

“Saya mengajak masyarakat Babel, ayo kita patuhi protokol kesehatan salah satunya memakai masker, agar Covid-19 tidak menjamur lebih tinggi di daerah kita. Juga mudah-mudahan minggu ke-IV Juli akan lebih banyak vaksin yang didatangkan untuk Babel,” pungkasnya.

Dalam video conference tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah hal strategis di hadapan 34 Gubernur dan 514 Bupati secara virtual. Di antaranya pandemi ini belum akan berakhir dalam waktu dekat, karena WHO menginformasikan bahwa ada varian virus baru selain delta yang sudah berkembang.

Oleh karena itu, Presiden menginstruksikan kepada para kepala daerah untuk mengatasi pandemi Covid-19, dengan penyediaan ruang isolasi hingga level Kelurahan, sosialisasi protokol kesehatan secara humanis selalu digalakkan terutama di pusat keramaian, selalu melakukan pengecekan ke rumah sakit terkait kapasitas obat dan oksigen, serta keterisian tempat tidur, dan percepatan pencairan bansos dan belanja daerah untuk penanganan Covid-19.

“Saya minta kepemimpinan yang kuat di lapangan dimunculkan, agar rakyat tahu kita ada di sisinya,” ungkapnya. (Sumber Dinas Kominfo Kepulauan Babel)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close