Headline NewsInvestment

Indonesia Perkuat Kerja Sama Dengan Korea Melalui Investment Roundtable Dialogue 2021

Guna memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Korea, Pemerintah Indonesia menggelar Indonesia – Korea Investment Roundtable Dialogue 2021 di Jakarta beberapa waktu lalu. Agenda ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadia, Duta Besar Republik Korea Park Tae Sung, dan Ketua Korean Chamber of Commerce di Indonesia C.K Song.

“Kami secara khusus menyiapkan agenda ini, dan mengundang berbagai perusahaan Korea yang telah berinvestasi di Indonesia, untuk menunjukkan komitmen Indonesia memperkuat hubungan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea,” disampaikan oleh Menko Luhut dalam sambutannya.

Selama kurang lebih 50 tahun, Indonesia dan Korea telah bekerja mempererat hubungan kerja sama diantara kedua negara. Agenda dialog ini merupakan wujud komitmen kuat pemerintah Indonesia untuk menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi bagi investor asing dan domestik, termasuk bisnis dari Republik Korea, sebagai salah satu investor terpenting di Indonesia selama beberapa dekade terakhir.

Presiden Joko Widodo juga memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap hubungan kerja sama Indonesia – Korea, sehingga pada tahun lalu terbentuk Indonesia – Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK – CEPA). “Saya percaya bahwa bentuk kerja sama ini dapat meningkatkan hubungan perdagangan serta investasi diantara kedua negara,” tambah Menko Luhut.

Berdasarkan data investasi pada tahun 2020, Korea menempati posisi ke 5 dari 126 negara yang memberikan investasi besar di Indonesia. Terdapat 5.467 proyek investasi dibawah perusahaan Korea dengan nilai investasi sebesar 1,8 Milyar US Dollar. Kerja sama ini dapat dikembangkan ke berbagai sektor lainnya, seperti investasi di lembaga baru Indonesia Investment Authority (INA) dan juga mengembangkan industri downstream metal serta energi terbarukan,

Pemerintah Indonesia saat ini telah bekerja keras untuk meningkatkan iklim investasi yang ada. Untuk mendukung hal ini, telah diterbitkan Omnibus Law sebagai undang-undang yang dapat mendukung investasi, menaikkan nilai Indonesia di mata global, serta meningkatkan usaha kecil dan menengah masyarakat Indonesia. Selain penerapan Omnibus Law, dalam menghadapi pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia tengah berupaya keras meningkatkan program vaksinasi untuk menghentikan penularan di masyarakat.

“Pemerintah percaya bahwa dengan implementasi Omnibus Law dan vaksinasi masal yang tengah dilaksanakan saat ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia setelah terdampak Covid-19. Pertumbuhan PDB Indonesia meningkat dari -3.49% pada triwulan ketiga menjadi -2.19% pada triwulan keempat. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dibuat pemerintah berjalan sesuai,” jelas Menko Luhut.

Di dalam agenda ini terjadi dialog interaktif antara Indonesia dan Korea terkait  kandungan dalam industri farmasi, investasi dalam industri baja dan kendaraan listrik/baterai, perpajakan di Indonesia, dan layanaan keuangan kepada pelanggan di Indonesia. “Sekali lagi disampaikan, bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea, dan saya percaya bahwa kedua negara dapat terus bekerja sama dan berkolaborasi untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Menko Luhut.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close