Headline NewsTourismTransportationTravel

Ini Dia Lima Jalur Rekayasa Lalu Lintas di Bandung, Berlaku Mulai Senin Depan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sejak 2 Oktober lalu melakukan ujicoba rekayasa jalan. Senin (15/10/2018) pekan depan, Pemkot akan menetapkan rekayasan jalan yang telah diujicobakan tersebut.

Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Asep Kurnia, Rabu (10/10/2018), mengatakan, ada lima ruas jalan yang akan direkayasa mulai 15 Oktober mendatang. Ruas jalan tersebut adalah, Jalan Sentot Ali Basa, Jalan Dr. Rum – Dr. Susilo, Jalan Supadio – Lanud Husein Sastranagara, Jalan Natuna – Jalan Sunda, dan Jalan Setiabudhi.

“Nanti setelah rekayasan dilaksanakan satu pekan, kita akan evaluasi,” kata Asep kepada humas.bandung.go.id.

Asep mengungkapkan, rekayasa jalan merupakan salah satu upaya Pemkot untuk memecahkan permasalahan kemacetan di Kota Bandung. Ruas-ruas jalan yang akan direkayasa mulai Senin pekan depan, merupakan titik-titik yang kerap mengalami konflik lalu lintas.

Rekayasa di Jalan Supadio – Lanud dilakukan dengan memasang pembatas jalan di jalur setelah rel kereta menuju Jalan Abdurrahman Saleh. Selain itu, akan ada pemasangan tanda dilarang masuk di jalur pintas menuju Jalan Supadio ke arah Jalan Abdurahman Saleh dan sebaliknya. Dengan begitu, pengguna jalan yang akan menuju ke Jalan Supadio dari Jalan Abdurahman Saleh harus mengitari pulau jalan ke arah Jalan Garuda.

Sementara itu, di wilayah Pasirkaliki, ada perubahan laju arus di Jalan Dr. Susilo. Semula, Jalan Dr. Susilo menjadi jalur masuk ke Jalan Pasirkaliki, kini arus tersebut dibalik menjadi lajur dari arah Jalan Pasirkaliki. Warga yang akan masuk ke Jalan Pasirkaliki dari arah Jalan Dr. Susilo harus melalui Jalan Dr. Rum.

Lain halnya dengan jalur di Jalan Natuna – Jalan Sunda. Dishub Kota Bandung akan mengalihkan jalur dari Jalan Natuna ke Jalan Sunda melewati Jalan Kartini. Dishub juga akan memasang pembatas jalan di tikungan Jalan Natuna.

“Tadinya, dari Jalan Natuna itu boleh langsung masuk ke Jalan Sunda, sekarang dari Natuna nggak bisa langsung ke Jalan Sunda,” jelas Asep.

Selain itu, pembatas jalan juga akan ditempatkan di Jalan Sentot Alibasa, jalur sisi timur Lapangan Gasibu, tepatnya pada titik “U-Turn” jalur tersebut. Warga tidak dapat lagi memutar arah di jalan tersebut, melainkan harus masuk ke Jalan Diponegoro terlebih dahulu.

Perubahan lainnya yaitu di Jalan Setiabudhi. Di jalan ini Dishub Kota Bandung akan memasang pembatas jalan sepanjang 250 meter, mulai dari depan Rumah Mode sampai pertigaan Jalan Karangsari.

“Akan dipasang pembatas mulai dari depan Rumah Mode sampai pertigaan Jalan Karangsari. Dari Jalan Karangsari dilarang belok kanan ke Jalan Setiabudhi bawah, yang boleh hanya belok kiri menuju ke atas,” jelas Asep.

Terkait dengan pelaksanaan rekayasa jalan, Asep mengimbau kepada warga untuk mengantisipasi perubahan arus tersebut dan tetap menjaga ketertiban di jalan raya. “Kepada warga masyarakat pengguna jalan, tetaplah patuh menaati rambu lalu lintas,” imbaunya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close