Lifestyle

Jangan sampai anak anda menjadi Pinokio ya

194316_ilustrasi-anak-berbohong_663_382Janga

Pernah tidak anak anda berbbohong kepada anda ?, mungkin hal itu yang selalu membuat anda sebagai orang tua merasa risih dengna sikap anak yang berbohonh. Biasanya kalau anak anda berbohong apa yang anda lakukan ? memarahinya ? menghukum atau membiarkannya saja. Tapi pernahkah anda berpikir kalau anda jug apernah berbohong. Seperti yang dilansir dari salah satu web mengatakan bahwa 60 persen orang-orang berbohong setidaknya sekali dalam percakapan 10 menit. Kita berbohong untuk menyelamatkan diri, untuk menghindari konfrontasi, untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, dan terkadang hanya untuk bersikap baik. Nah kalau sudah begitu apa yang bisa anda lakukan.

Mungkin untuk yang pertama anda dapat lakukan adalah diri anda sendiri. Kita sebagai orang tua ada role model utama bagi anak-anak kita. Karena kitalah yang paling sering berada di dekat mereka. Jadi kita harus berhati-hati tentang masalah berbohong ini. Jika kita sering berbohong, maka jangan salahkan anak bila kelak mereka ikut berbohong. Namun, bila kita membiasakan anak untuk jujur sejak kecil, maka insyaallah anak-anak pun akan menjadi anak yang jujur dan mudah untuk diarahkan. Jika Anda kedapatan berbohong di depan anak Anda, minta maaf. Biarkan dia tahu mengapa Anda berbohong, dan beritahu dia bahwa itu adalah sesuatu yang sedang Anda berusaha untuk hilangkan.

Selanjutnya, memahami mengapa anak Anda berbohong dapat membantu Anda tahu cara menanganinya. Ada beberapa jenis berbohong. Si pengkhayal punya imajinasi nyata dan punya bakat untuk menjadi pendongeng hebat. Dia terkadang berpikir ceritanya akan menjadi sedikit lebih baik jika dia membuatnya seolah-olah nyata. Tentu saja, Anda tidak ingin mematikan imajinasinya. Mengajarinya perbedaan antara realitas dan fantasi , tapi ingat bahwa dibutuhkan waktu sebelum anak Anda akan dapat memahami garis antara keduanya. Jadilah antusias tentang cerita-ceritanya, dan berikan pujian kepadanya atas imajinasinya dan kemampuan mendongengnya yang luar biasa. Dengan lembut beritahu dia bahwa Anda tahu ada yang dia lebih-lebihkan, dan itu tidak apa-apa. Biarkan dia tahu bahwa dia punya bakat hebat dalam menceritakan “cerita imajinasi” dan doronglah dia untuk terus berbagi dengan Anda. Dia mungkin akan merasa agak malu karena kedapatan berbohong, tetapi jangan mempermalukannya.

Mendorongnya untuk jujur. Kadang-kadang, dalam upaya untuk jujur, anak Anda akan memberitahu Anda sesuatu yang tidak ingin Anda dengar. Berterima kasihlah padanya untuk mengatakan yang sebenarnya dan kemudian tenang menghadapi apa yang terjadi. Jelaskan mengapa mengatakan yang sebenarnya penting. Cobalah untuk membuat dia mengerti bahwa Anda tidak bisa percaya padanya jika dia tidak mengatakan yang sebenarnya.

Jangan membiarkan dia dalam kebohonganya. Jika Anda tahu apa yang dia lakukan salah, (dan dia tahu apa yang dia lakukan salah juga) dan dia berbohong tentang hal itu, Anda tidak perlu untuk memaksa pengakuan dari dia. Bicara padanya tentang apa yang dia lakukan dan memintanya untuk memikirkan bagaimana dia bisa memperbaikinya. Tidak diragukan lagi bahwa berbohong adalah sebuah perilaku tercela yang bisa menjadi kebiasaan apabila tidak ditangani sedini mungkin. Bagi anda para orang tua harus mencurahkan perhatian dan melakukan upaya-upaya perbaikan dari kebiasaan berbohong ini agar tidak menjadi kebiasan buruk yang mengakar kuat dalam diri seorang anak.Anak-anak adalah peniru yang sangat baik. Mereka meniru segala hal yang dilakukan oleh orang tua atau orang-orang dewasa di sekitarnya, termasuk berbohong.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button