DestinationEconomicHeadline NewsTourismTravel

Kawasan Komersial di Labuan Bajo Mulai Dibangun

PT ASDP Indonesia Ferry mulai membangun kawasan komersial di Labuan Bajo, yang terdiri dari pelabuhan marina, peningkatan fasilitas dermaga penyeberangan, hotel, serta area komersial dengan total investasi sekitar Rp 400 miliar. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2018.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi mengatakan, pembangunan dan pengembangan kawasan komersial Labuan Bajo ini sejalan dengan road map perusahaan.

Proyek pembangunan kawasan komersial Labuan Bajo ini merupakan proyek sinergi BUMN antara PT ASDP Indonesia Ferry dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Patra Jasa. Kawasan komersial ini akan dikelola oleh perusahaan patungan ketiga pihak tersebut, di mana PT ASDP Indonesia Ferry menjadi pemegang saham mayoritas 51 persen karena pengembangan proyek berada di atas lahan milik ASDP, PT Patra Jasa sebesar 25 persen, dan PT Pembangunan Perumahan sebesar 24 persen.

“Tahun ini merupakan waktu percepatan sisi komersial. Kami berharap, ASDP bisa lebih besar berperan buat negara, membangun konektivitas tanpa bergantung kepada pemerintah, serta dapat lebih memajukan pariwisata nasional dengan standar dunia. Karenanya, kami ingin mengembangkan Labuan Bajo,” kata Faik Fahmi, melalui siaran pers.

Faik menerangkan, seiring dengan pengembangan kawasan komersial dan sektor pariwisata di Labuan Bajo, maka direncanakan pembangunan proyek hotel di atas lahan seluas 8.000 meter persegi dengan jumlah 180 unit kamar.

“Kami melihat prospek bisnis properti, khususnya hotel sangat bagus ke depannya. Keberadaan hotel ini akan sangat menunjang pariwisata, karena lokasinya sangat strategis, berada di tepi pantai di Jalan Soekarno Hatta. Sehingga, untuk view hotel sangat indah dan sempurna, karena menghadap ke laut,” jelasnya.

Data menyebutkan, jumlah turis ke Labuan Bajo mencapai 95.410 wisatawan (data 2015). Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 persen turis mancanegara dengan pertumbuhan kedatangan mencapai 18, 3 persen per tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan, pengembangan wilayah Labuan Bajo menjadi prioritas saat ini, sesuai dengan impian bersama untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata Bali kedua yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

“Ini satu langkah besar untuk merealisasikan mimpi kita bersama, dan posisi BUMN harus terus mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kita harus mendukung peran pemda setempat. Proyek ini akan menjadi milestone dalam mendorong pariwisata di Labuan Bajo,” tuturnya.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Dula menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait yang mendukung suksesnya rencana pembangunan kawasan komersial di Labuan Bajo tersebut.

“Kami berharap rencana pembangunan Labuan Bajo Marina dan kawasan komersial pendukung lainnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” kata dia.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close