CultureHeadline News

Kemenag Menetapkan Vihara Dharma Jaya Toasebio di Petak Sembilan Sebagai Sejarah Prasasti

Umat Buddha Indonesia kini memiliki sejarah prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio yang terletak di kawasan Jakarta Barat. 

Peresmian Sejarah Prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio ini ditandai dengan penurunan kain merah oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili Staf Khusus Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo. 

“Mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saya sangat senang dan bangga dengan adanya pembangunan prasasti sejarah Toasebio ini sebagai wujud bakti kepada para pendahulu dan juga sebagai edukasi kepada generasi penerus saat ini untuk dapat mengingat jasa dan budi baik yang dilakukan oleh para sesepuh dimasa sebelumnya,” kata Wibowo Prasetyo di Vihara Dharma Jaya Toasebio, beberapa waktu lalu.

Di hadapan ratusan umat Buddha, Wibowo mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawan, termasuk yang telah berjasa bagi Bangsa dan Negara ini pada semua lini kehidupan. 

Hal ini, lanjut Wibowo, termasuk di antaranya para sesepuh dan pendiri tempat ini yang sudah mengabdikan dan mendedikasikan diri pada bidang keagamaan dengan cara menghibahkan, membangun dan melestarikan Rumah Ibadah Agama Buddha ini.

“Ada pepatah bijak yang berbunyi “Generasi sebelumnya membangun jalan yang akan dilalui oleh generasi yang akan datang” demikian pepatah mengajarkan kita untuk senantiasa menghargai para sesepuh dan leluhur yang sudah sangat berjasa,”  ujar Wibowo,

“Penghormatan saya kepada 9 (Sembilan) Pendiri yang di tahun 1983 bersama-sama mendirikan Yayasan Wihara Dharma Jaya Toasebio hingga berkembang hingga saat ini bermanfaat bagi umat, warga sekitar dan masyarakat luas,” sambungnya.

Dijelaskan Wibowo, prasasti ini juga akan menjadi sarana mengingatkan pentingnya peduli dan mengerti sejarah, catatan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Sesuai bukti otentik yang ada pada Klenteng atau Wihara Dharma Jaya Toasebio bahwa bangunan ini sudah berdiri minimal di tahun 1751.

Ini berarti Toasebio sudah berdiri minimal 271 tahun lalu, sudah ratusan lalu Toasebio menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Nusantara yang majemuk. 

“Selamat kepada para pengurus Toasebio yang sudah mengabdi dan berjasa menjaga kelestarian Rumah Ibadah Agama Buddha yang bersejarah ini.Harapan kami teruslah berkarya bagi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia,” tandas Wibowo didampinggi Plt Dirjen Bimas Buddha Kemenag Nyoman Suriadarma..

Tampak hadir dalam peresmian prasasti, Bhikkhu Sangha, Bhikkhu Dhammasubho Mahathera  Anggota DPR RI Bambang Patijaya, Ketua Yayasan Vihara Dharma Jaya Toasebio Arifin Tanzil, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag DKI Jakarta serta perwakilan ormas keagamaan Buddha. 

Selain peresmian Vihara, Wibowo bersama tokoh umat Buddha juga meresmikan Klinik Vihara Dharma Jaya Toasebio dilanjutkan dengan menyerahkan beasiswa dan santunan kepada anak yatim. 

Sebelumnya Prasasti Sejarah Vihara Dharma Jaya Toasebio ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas pada 12 Mei 2022 di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta. (Sumber Kemenag)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button