Kementerian PUPR Fokus Kerjakan Infrastruktur Terpadu di 12 KSPN
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini sedang fokus untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur terpadu empat sektor untuk 12 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas. Ke 12 KSPN itu, yakni Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Pulau Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo, dan Morotai, serta Toraja dan Mandeh.
Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR Hadi Sucahyono, infrastuktur terpadu dapat membantu target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia
“Hal tersebut dilakukan untuk menunjang tercapainya target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019,” kata Hadi dalam siaran pers di Jakarta, Senin, 1 September 2018.
Empat sektor yang sedang dikejar Kemenerian PUPR yakni sektor pengembangan konektivitas, sektor pengembangan infrastruktur permukiman, sektor pengelolaan sumber daya air serta penyediaan perumahan.
Hadi mencontohkan, untuk KSPN Danau Toba ada sejumlah penanganan seperti sektor konektivitas ada program pembangunan “overpass” dan pembangunan jalan bebas hambatan “Toll Road Development of Medan Kualanamu Project”.
“Kemudian untuk sektor infrastruktur permukiman atau keciptakaryaan, yakni pembangunan Sanitasi Masyarakat di Kabupaten Toba Samosir, pembangunan tempat pembuangan akhir sampah di Kabupaten Humbang Hasundutan, penataan kawasan wisata Tomok Tuktuk Siadang, Kabupaten Samosir dan lainnya, jelas Hadi.
Selain itu, ujar dia, untuk sektor perumahan di Danau Toba juga terdapat bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya sebanyak 6.000 unit.
Ia berharap, dukungan infrastruktur PUPR dalam mengembangan KSPN tersebut mendapat dukungan juga dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota serta masyarakat luas. Menurutnya, pengembangan KSPN kalau hanya mengandalkan pemerintah pusat akan berlangsung lebih lama.
“Kalau terjadi sinergitas dukungan, pengembangan akan berhasil lebih cepat,” pungkasnya. (Sumber Antara)
