Economic

Kepada Pengurus HIPPINDO 2022-2026, Menko Airlangga Berharap Sektor Ritel Dukung Perekonomian Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan harapannya terhadap peran sektor ritel dalam mendukung perekonomian nasional, dalam acara pengukuhan pengurus DPP HIPPINDO periode 2024-2026, di . Dalam sambutannya, Menko Airlangga menekankan pentingnya peran sektor ritel sebagai tulang punggung ekonomi nasional, terutama dalam kondisi ketidakpastian tinggi saat ini.

Menurut Menko Airlangga, pembelian barang produksi dalam negeri menjadi kunci dalam mendukung perekonomian nasional. Dia berharap sektor ritel dapat menjadi salah satu penunjang utama dalam hal ini. Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menegaskan perlunya transformasi sektor ritel menjadi retail modern, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat tetapi juga menjaga stabilitas harga dengan menjadi jendela kenaikan harga.

Selain itu, Menko Airlangga juga menyoroti jumlah masyarakat yang terlibat dalam usaha ritel. Dia menghimbau untuk memberdayakan para pelaku usaha ritel dari kalangan masyarakat tersebut. Pemberdayaan ini diharapkan dapat meningkatkan akses distribusi logistik dan menciptakan kondisi persaingan yang seimbang dengan pasar modern.

“Saya mengapresiasi kehadiran industri perdagangan ritel ini karena memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dalam hal ketersediaan barang dan aksesnya. Namun, tantangan terbesar yang perlu diatasi adalah masalah logistik, yang merupakan kunci dalam menentukan harga barang yang lebih kompetitif,” ungkap Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menyoroti potensi untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi belanja bagi wisatawan luar negeri, khususnya dari negara-negara tetangga di ASEAN. Dia mengungkapkan bahwa karakter konsumen, selera, dan kebutuhan barang konsumsi dari negara-negara ASEAN mungkin tidak jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa lebih dari 25% wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia berasal dari negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

“Ini adalah potensi yang sangat besar yang perlu kita manfaatkan secara optimal,” kata Menko Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduanjah, menekankan tiga pilar strategis untuk meningkatkan omset ritel di Indonesia.

Pertama, fokus akan diberikan pada perkuatan perdagangan dalam negeri melalui gerakan “Belanja di Indonesia Aja” yang akan diselaraskan dengan program “Beli Buatan Lokal” di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Kedua, HIPPINDO akan memperluas ekspansi merek lokal ke pasar internasional melalui program “Indonesian Brands Go Global”. Dan ketiga, Budihardjo menyoroti pentingnya mendukung merek global yang memiliki segmentasi pasar sendiri agar turis tidak hanya menikmati wisata alam dan kuliner, tetapi juga wisata belanja di Indonesia.

Lebih lanjut, HIPPINDO menilai penting bagi vendor luar negeri untuk membuka pabrik di Indonesia guna mendukung pasar domestik dan ekspor. Budihardjo juga menekankan perlunya menjaga rantai pasokan ritel karena perannya yang sangat penting dalam kelancaran aktivitas perdagangan dalam negeri, mulai dari produksi hingga konsumen akhir.

“Dengan fokus pada strategi ini, kami yakin dapat memperkuat sektor ritel dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan,” kata Budihardjo.

Acara pengukuhan pengurus DPP HIPPINDO periode 2024-2026 turut dihadiri Rizki Handayani Mustafa, Deputi Bidang Industri Dan Investasi mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Fajarini Puntodewi, S.H., M.Si., Staf Ahli Bidang Iklim Usaha Dan Hubungan Antar Lembaga mewakili Menteri Perdagangan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button