Headline NewsInvestment

Kepala BKPM Bentuk Tim Satgas Khusus Tangani Relokasi Investasi

Kepala  Badan Koordinasi  Penanaman  Modal  (BKPM)  Bahlil  Lahadalia membentuk  Tim  Satuan  Tugas  (Satgas)  khusus  di  BKPM  untuk  memfasilitasi  investor  yang  akan relokasi investasi dari Republik Rakyat Tiongkok. Seperti yang ramai diberitakan, di tengah pandemi COVID-19   berdampak   sistemik,   masif,   dan   terstruktur   terhadap   ekonomi   berbagai   negara, perusahaan-perusahaan  yang  beroperasi  di  RRT  mengambil  langkah  keluar  dari  negeri  tirai  bambu tersebut, diantaranya perusahaan-perusahaan dari Amerika Serikat dan Jepang.

Menyikapi  hal tersebut,  Kepala  BKPM  Bahlil  Lahadalia  segera  membentuk  satuan  tugas  ntuk ‘menjemput bola’ perusahaan-perusahaan  yang  akan  melakukan  relokasi  investasi,  agar  tertarik masuk ke Indonesia.

“Saya buat Satgas di bawah pimpinan saya langsung. Saya kasih 3 (tiga) tugas khusus, yaitu mendeteksi perusahaan-perusahaan  yang  akan  relokasi,  kemudian  mengecek  kemudahan-kemudahan  yang diberikan   negara-negara   lain,   dan   yang   penting  memberi   kewenangan   kepada   mereka   untuk membuat keputusan dalam bernegosiasi. Itu penting diberikan, agar cepat jalannya!” jelas Bahlil saat mengikuti webinar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia termasuk dalam daftar 10 negara tujuan investasi tahun 2020 dengan keunggulan Sumber Daya Alam (SDA) dan potensi pasar yang besar. Hal ini tentunya menjadi sinyal positif bagi investor dan Pemerintah Indonesia.Terdapat  beberapa  alternatif  lokasi  yang  ditawarkan  bagi  calon  investor,  diantaranya  Brebes  dan Batang yang berada di Jawa Tengah.

“Di BKPM sudah ada yang masuk. Sudah ada yang 60% (proses relokasi ke Indonesia), masih ada yang tahap penjajakan. Tapi saya belum akan menyampaikan data-data tersebut karena nanti tunggu Bapak Presiden yang mengumumkan,” ujarBahlil.Jepang dan Amerika Serikat berada dalam peringkat 10 besar realisasi investasi triwulan I 2020.

Jepang menduduki  peringkat  4  dengan  jumah  investasi  senilai  US$604,2  juta  (sekitar  Rp8,7  triliun)  dengan 1.519 proyek. Sementara, Amerika Serikat berada di peringkat 9 dengan nilai investasi US$114,1 juta (sekitar Rp1,6 triliun) dengan 299 proyek. (Sumber BKPM)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close