AccommodationHeadline NewsTourismTransportation

Kereta Wisata Jadi Rebutan Pemudik Berkantong Tebal

Bagi mereka yang berkantong tebal jangan khawatir jika ingin mudik. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan kereta wisata. Namun  kehadiran kereta wisata ini hanya sebagai alternatif. PT KAI tetap memprioritaskan kereta regular dari mulai kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif yang menjadi angkutan mudik. Jika tiket kereta regular itu habis terjual dan tidak ada sisa, kemungkinan kereta wisata bisa dikerahkan.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengungkapkan, permintaan calon penumpang terhadap kereta wisata saat Lebaran meningkat tinggi dibanding hari-hari normal. Kereta wisata dikelola anak usaha KAI, yakni PT Kereta Api Pariwisata.

“Antrean atau permintaan orang pakai kereta wisata saat Lebaran sangat tinggi sekali. Orang kan butuh privasi, tapi untuk tanggal-tanggal favorit Lebaran tidak bisa instan, kudu antre,” katanya.

Meski demikian Edi menyerahkan kepada manajemen PT Kereta Api Pariwisata untuk menambah pengadaan kereta wisata guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya yang berhak mengeluarkan kereta wisata adalah manajemen PT Kereta Api Pariwisata.

“Kalau niat menambah kereta wisata, saya serahkan ke anak usaha. Pikirkan pengembangannya bagaimana, membeli gerbong baru karena permintaan memang tinggi karena misalnya perjalanan Jakarta-Bandung bisa ditempuh sambil menggelar rapat,” ujarnya.

Saat ini, ada 12 kereta wisata yang terdiri dari tujuh tipe yang bisa menjadi alternatif bagi para pemudik yang kehabisan tiket kereta reguler. Namun pemudik yang ingin menggunakan kereta wisata ini harus menyiapkan kocek yang tidak sedikit.

Kepala Humas Kereta Wisata KAI, Evi Sarifah menyebut, untuk kereta wisata rute perjalanan jarak pendek, seperti Bandung, Cirebon, tarifnya mulai dari Rp 25 juta ke atas sekali jalan. Sedangkan jarak menengah, seperti Semarang, Yogyakarta, dan Solo dibanderol sekitar Rp 30 jutaan

“Tarif Rp 43 jutaan untuk kereta wisata jarak jauh, seperti Surabaya dan Malang dengan fasilitas prasmanan dan karaoke,” Evi mengatakan.

Evi mengungkapkan permintaan sewa kereta wisata pada masa libur Lebaran cukup lumayan banyak daripada hari-hari normal. Tercatat sudah ada 30 rombongan yang mengantre untuk menggunakan kereta wisata.

“Permintaan kereta wisata  pada masa Lebaran cukup lumayan. Sampai dengan saat ini sudah 30 rombongan di Lebaran ini. Yang lainnya masih menunggu konfirmasi,” dia menjelaskan.

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button