Healthy LifeLife StyleLifestyle

Kesejahteraan Psikologis Jadi Salah Satu Kunci Penanganan COVID-19

Ahli psikologi Profesor Hamdi Muluk mengemukakan bahwa mencapai kesejahteraan psikologis adalah salah satu kunci dalam menghadapi pandemi COVID-19, yang menimbulkan krisis multidimensi.

“Jika orang tidak sejahtera secara psikologis ini nanti usaha pelandaian (kurva jumlah kasus) akan terkendala karena perilaku tidak mendukung,” katanya.

Menurut dia, pandemi COVID-19 yang saat ini meliputi seluruh bagian dunia membawa perubahan baru dan menghadirkan situasi tidak normal yang mungkin dapat membentuk realitas baru atau normal baru. Kondisi saat ini, ia melanjutkan, menjadi stressor yang dapat menggerogoti kesehatan psikologis masyarakat dan kondisi psikologis yang terganggu bisa mempengaruhi kekebalan tubuh dalam melawan penyakit.

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diambil oleh beberapa daerah, kata Hamdi Muluk, berdampak pada penggerogotan kesehatan psikologi masyarakat. Tentu, berdampak juga pada kekebalan tubuh dalam melawan virus.

“Ini penting karena psychological well being menurut riset mempengaruhi imunitas, dan imunitas adalah kata kunci melawan pandemi,” kata dia.

Motivator Tung Desem Waringin, dalam diskusi yang sama, juga mengatakan, kebahagiaan dan emosi positif adalah kunci dalam mencapai kesejahteraan psikologis. Dia mengungkap pengalamannya saat menjalani perawatan Covid-19 dan kini telah dinyatakan sembuh.

“Di awali dengan mental positif terlebih dahulu,” kata dia. Demi itu dia mengaku tak sungkan bernyanyi, bahkan dengan gerakan. Dia juga mengajak dokternya melakukan yang sama. “Hati yang gembira adalah obat. Menata hati juga saya lakukan dengan menghindari berita negatif,” tukasnya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close