Ketua Dewan Juri: Kemenangan Bukan Segalanya, Yang Utama Adalah Kontribusi Nyata Finalis PPI 2025

Ketua Dewan Juri Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2025 yang juga menjabat sebagai Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif di lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Muhsin Palinrungi, memberikan gambaran lengkap mengenai proses penilaian para finalis dalam ajang bergengsi tersebut.
Menurutnya, seleksi dilakukan secara komprehensif dan mendalam untuk mendapatkan sosok yang tidak hanya cantik, tetapi juga berwawasan luas dan mampu menjadi duta pariwisata yang handal.
Dalam penilaiannya, Muhsin menjelaskan bahwa para peserta menjalani wawancara yang cukup mendalam. “Kami berusaha untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan umum mereka, terutama dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Muhsin.
Kemampuan public speaking atau berbicara di depan publik juga menjadi faktor penting yang menjadi bahan evaluasi juri. Meskipun semua finalis merupakan anak-anak muda Indonesia yang hebat dan penuh potensi, tentu dalam sebuah kompetisi harus ada yang terbaik dari yang terbaik.

Muhsin menjelaskan lebih lanjut, proses penilaian mencakup beberapa aspek utama. “Kami memberikan pertanyaan yang menguji wawasan para peserta, terutama mengenai sektor pariwisata. Lalu, kami menilai bagaimana mereka mengemukakan jawaban secara jelas dan meyakinkan. Kemampuan public speaking menjadi salah satu kunci penilaian kami,” kata Muhsin.
Selain itu, tata cara berpakaian, etika, dan kepribadian para finalis juga menjadi perhatian khusus. “Semua aspek itu kami nilai secara menyeluruh, agar bisa mengetahui siapa yang layak menjadi yang terbaik,” jelasnya.
Pada malam final, penampilan dan performa menjawab pertanyaan menjadi momen krusial dalam menentukan pemenang. Dewan juri juga menilai apakah jawaban peserta sesuai dengan pertanyaan atau justru keluar dari konteks yang diajukan.
Muhsin menegaskan, meskipun penilaian dilakukan dengan ketat, semua peserta merupakan sosok-sosok yang luar biasa dan memiliki potensi besar.
Pesan Khusus untuk Para Pemenang dan Peserta
Ketika ditanya tentang pesan kepada para pemenang dan finalis yang belum beruntung, Muhsin memberikan wejangan penuh makna. “Untuk pemenang, saya ingatkan agar tidak sombong atau merasa jumawa. Kemenangan ini harus dijadikan motivasi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sesuai dengan bidang yang mereka menangkan,” ujarnya.

Ia berharap para pemenang dapat menjalankan peran mereka sebagai duta pariwisata dengan sungguh-sungguh, misalnya mereka yang berprestasi di bidang kesehatan diharapkan berkontribusi aktif di dunia kesehatan. “Ini adalah bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat,” tambah Muhsin.
Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil meraih gelar, Muhsin mengajak agar tetap semangat dan terus memberikan karya terbaiknya untuk bangsa. “Yang terpenting bukan sekadar menang atau kalah, melainkan bagaimana kita bisa berkontribusi secara nyata kepada masyarakat. Saya yakin generasi muda ini akan menjadi generasi emas Indonesia 2045,” tuturnya penuh harapan.
Kesempatan Berharga di Ibu Kota Nusantara
Selain soal penilaian dan pesan moral, Muhsin juga mengingatkan bahwa ajang ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta. “Ini adalah kesempatan langka dan emas, karena mereka bisa menjalani aktivitas dan berkompetisi langsung di Ibu Kota Nusantara. Tidak semua pageants sebelumnya mendapatkan kesempatan seperti ini,” ujarnya.
Menurut Muhsin, para finalis dapat menikmati langsung keindahan dan suasana baru di ibu kota masa depan Indonesia, sekaligus memperoleh pengalaman yang sangat berharga untuk pengembangan diri dan karier mereka ke depan.

Seperti diketahui, gelar Putri Pariwisata Indoensia 2025 diraih oleh Nabila Putri Giswatama dari Kalimantan Timur.Sejak awal masa karantina pada 16 Agustus 2025, Nabila tampil konsisten. Dalam sesi diskusi, ia menonjol dengan gagasan mengenai pariwisata berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat lokal. Penampilannya kian memukau saat peragaan Nusantara Fashion Carnival, di mana ia membawakan busana khas Kaltim yang mendapat sambutan meriah dari penonton.
Selain Nabila, ada empat finalis lima besar yang meraih gelar, mereka adalah
1st Runner Up/Putri Desa Wisata Indonesia 2025 : Bali 1 – Ni Wayan Rosalie Putri Matschiske
2nd Runner Up/Putri Kuliner Indonesia 2025 : Jawa Tengah – Mardila Lia Daniastuti
3th Runner Up/Putri Kesehatan Indonesia 2025 : DKI Jakarta 5 – Dhea Sabita Afrintia
4th Runner Up/Putri Olahraga Indonesia 2025 : Kalimantan Barat – Dea Febrianti
Putri Pariwisata Indonesia 2025 merupakan salah satu dari empat kontes kecantikan yang dikemas dalam acara EL JOHN Pageants Festival 2025. Event yang diselenggarakan oleh Yayasan EL JOHN Indonesia dan EL JOHN Pageants ini dipusatkan di IKN pada tanggal 16-27 Agustus 2025
