BusinessDestinationTourism

Konjen RI Di Penang Gencar Berpromosi di Event Malaysia International Travel Mart 2017

Konsulat Jenderal (Konjen) RI semakin gencar untuk melakukan promosi pariwisata Indonesia. salah satunya di acara Malaysia International Travel Mart (MITM) yang berlangsung di Penang, Malaysia pada 9 Juli 2017. Iwanshah Wibisono selaku Konjen RI untuk Penang ikut serta dalam melakukan promosi destinasi-destinasi unggulan Wonderful Indonesia. Selain itu Chairman Malaysian Chinese Tourism Association (MCTA) yaitu Andy CHuah ikut serta mendorong promosi destinasi wisata Indonesia dengan menyebut sebagai “Prefered Destination”.

“Silakan berwisata ke Indonesia. Anda bisa melihat kapal Phinisi asli yang sudah menjelajahi lima benua. Bisa mendapatkan experience baru, culture, kuliner dan destinasi kelas dunia,” ujar Konjen Iwanshah mengajak pengunjung untuk mengunjungi destinasi Wonderful Indonesia.

Terdapatnya booth yang berasal dari Jepang, Malaysia, Thailand, Australia, Hongkong, Taiwan dan Korea namun itu tidak membuat Iwanshah gentar. Malahan Iwanshah menganggap ini merupakan uji kemampuan bagi Wonderful Indonesia untuk menarik pelaku industri papan atas ke Penang, Malaysia untuk melihat potensi wisata di Indonesia. Segala macam destinasi dimiliki Indonesia seperti ecotourism, man-made tourism maupun culture tourism ada di Indonesia.

Ada juga wisata bahari. Terdapat banyak spot bahari yang sudah terkenal dan menjadi langganan sebagai spot terindah, contohnya adalah Raja Ampat Papua yang terpilih menjadi best snorklling site terbaik dunia 2015 versi CNN. Runner up best snorklling site terbaik dunia 2015 versi CNN di Labuan Bajo. Ada juga Bunaken-Lembeh Sulut, Derawan Kaltim-Kaltara, Anambas, Natuna, Banda-Ambon, dan lainnya.

“Surganya dunia itu ada di Indonesia. Naturenya selalu ada di top 20 dunia, culturenya oke, kulinernya lezat-lezat, masyarakatnya ramah, harganya pun sangat murah. Dimana lagi bisa berwisata dengan mendapatkan itu semua?” ujar Iwanshah.

Apalagi market di Penang yang potensial menjadi hal utama dimana Chinese market sudah menargetkan Wonderful Indonesia. Data Penang Institute menyebutkan 2015, jumlah penduduk Pulau Pinang mencapai 1,69 juta jiwa dengan komposisi Melayu (41,6%), China (40,5%), India (9,6%), warga non-Malaysia (8%). Daerahnya merupakan the third most urbanized state di Malaysia setelah Kuala Lumpur dan Selangor dengan dominasi etnis Melayu dan China.

Perekonomian di Penang  juga sangat bagus seperti yang di dapat dari Penang Institute 2014-2-15, sumbangsih Penang terhadap pertumbuhan ekonomi Malaysia menembus 6,4%. Yang terbesar, datang dari Medical tourism dan properti.

“Khusus Penang, potensinya masih terbuka luas. Kita masih bisa menjual perjalanan wisata ke Bali dan Jogjakarta karena di sini mayoritas penduduknya sangat suka berwisata bahari dan heritage. Kalau semua bergerak cepat dari semua lini, semua pasti akan memperlihatkan progress yang bagus,” ungkap Iwanshah.

Chairman Malaysian Chinese Tourism Association (MCTA) Andy Chuah senada dengan Iwanshah. Menurutnya, Indonesia imemiliki keindahan yang mempesona. Sangat pas untuk dikunjungi oleh warga Penang.

“Wonderful Indonesia adalah preferred destination. Destinasinya banyak yang indah. Terimakasih sudah ikut berpartisipasi di MITM,” terang Andy Chuah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya turut senang melihat semangat yang diperlihatkan Konjen RI di Penang dan Chairman MCTA. “Rupanya tak hanya orang Indonesia saja yang mengibarkan spirit Indonesia Incorporated. Tokoh penting di Penang, Malaysia, juga ikutan kompak mempromosikan Wonderful Indonesia.,” ujar Menpar Arief Yahya.

Saat Wonderful Indonesia mendapatkan endorser yang berasal dari orang-orang penting, Arief yakin pariwisata akan berjalan semakin meningkat. Target 20 juta di tahun 2019 itu bukan lagi angan dan mimpi. “Terima kasih Pak Konjen. Terimakasih juga Chairman MCTA, Salam Wonderful Indonesia,” ungkapnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button