Kunjungi Royal Lee Cancer Hospital di Guangzhou, Ketum PSMTI Apresiasi Komitmen Bantu Pengobatan Kanker bagi WNI

Di tengah perayaan Natal 2025, Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta dan istri menyempatkan diri mengunjungi Royal Lee Cancer Hospital di Guangzhou, Tiongkok, Rabu (25/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wilianto didampingi oleh Dewan Kehormatan PSMTI, Lintje Thomas.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memenuhi undangan Prof. Yenni Thamrin, salah satu pendiri PSMTI, bersama para pengusaha yang tergabung dalam Indonesia Diaspora Network–China. Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penjajakan kerja sama di bidang kesehatan, khususnya terkait penanganan penyakit kanker.
Royal Lee Cancer Hospital dikenal sebagai salah satu rumah sakit yang fokus pada pengobatan kanker terpadu. Rumah sakit ini mengombinasikan pengobatan medis modern, teknologi medis invasif, serta pendekatan holistik yang berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan pasien secara menyeluruh.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ketua Umum PSMTI dan rombongan berkesempatan bertemu langsung dengan Prof. Xu Kecheng, pakar onkologi ternama dunia yang juga menjadi tokoh penting dalam pengembangan metode pengobatan kanker di rumah sakit tersebut.
Pada acara makan malam yang berlangsung hangat, Prof. Xu Kecheng bersama Prof. Yenni Thamrin secara spontan menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan pengobatan bagi pasien kanker asal Indonesia yang berasal dari kalangan tidak mampu. Pernyataan tersebut disambut dengan apresiasi dan rasa haru dari para tamu yang hadir.
“Kunjungan Bapak dan Ibu Ketua Umum PSMTI yang bertepatan dengan Hari Natal, meskipun singkat, telah membawa kebahagiaan tersendiri bagi kami semua,” ujar Prof. Yenni Thamrin dalam sambutannya pada acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Indonesia. Ia menegaskan bahwa PSMTI siap mendukung dan mengambil peran aktif sebagai penghubung informasi serta pendampingan bagi warga Indonesia yang membutuhkan akses pengobatan kanker di Guangzhou.
“PSMTI sangat mengapresiasi dan mendukung penuh niat baik ini. Kami siap menjadi jembatan informasi dan pendampingan bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan akses pengobatan kanker di Guangzhou,” ujar Wilianto.
Pengusaha asal Makassar tersebut juga berharap agar silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan berkembang ke depannya, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh harapan dan kesempatan untuk pulih dari penyakit kanker.
“Harapan kami, kerja sama ini dapat berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang terbantu dan memiliki harapan untuk sembuh,” tambahnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh pihak yang hadir secara bersama-sama menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Disertai pula doa dan harapan agar tahun mendatang menjadi tahun yang lebih baik dibandingkan 2025, baik bagi seluruh anggota PSMTI maupun bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.
