Kutai Kartanegara Siap Selenggarakan EIFAF 2016

0
SONY DSC

SONY DSC

Kutai Kartanegara sebagai salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki simpanan nilai historis dan budaya cukup tinggi, terus berusaha tampil menonjol di atas Samarinda dan Balikpapan sebagai kota besar di Kalimanta Timur.

Usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pun terbilang sangat luar biasa. Dibawah kepemimpinan Bupati Rita Widyasari, Kukar mampu mengadakan festival adat & budaya yang berbaur dengan kesenian internasional dalam acara Erau Adat Kutai & International Folk Arts Festival (EIFAF).

Pada tahun 2016 ini, EIFAF yang sedianya dilaksanakan pada bulan Juli setiap tahunnya, harus digeser penyelenggaraannya menjadi 20-28 Agustus 2016, penundaan penyelenggaraan EIFAF 2016 ini semata karena bulan Juli berbarengan pula dengan perayaan Idul Fitri 1437 H.

Pada acara jumpa pers yang diadakan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Jumat (12/8) pagi, Rita Widyasari menegaskan betapa pentingnya penyelenggaraan EIFAF ini bukan hanya bagi pariwisata Kukar tetapi juga bagi pariwisata Indonesia.

“Pesta Adat Erau ini sudah menjadi Calendar of Events Kementerian Pariwisata Indonesia. dan karena mengundang banyak peserta dari luar negeri, sudah sepantasnya gaung penyelenggaraan EIFAF bisa lebih besar lagi dengan bantuan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” kata Rita.

Rita menambahkan pula semangat kebersamaan merupakan salah satu rahasia bagi Pemkab Kukar bisa merangkul banyak peserta mancanegara hadir pada EIFAF 2016 dan semangat ini sesuai pula dengan tema yang diemban.

“Melalui Erau Adat Kutai dan International Folk Art Festival, Kita Junjung Budaya Daerah Dalam Pergaulan Budaya Antara Bangsa Guna Meningkatkan Pariwisata Daerah dan Nasional,” tegasnya.

Erau Adat Kutai dan 4 tahun International Folk Art Festival akan dimeriahkan oleh delegasi kesenian dari 9 negara, 10 grup dengan jumlah 218 orang peserta. Termasuk beberapa anggota CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts). Sembilan negara tersebut yaitu Amerika Serikat (Idaho), Lithuania, Estonia, Bulgaria, Kanada, Polandia, Rumania, Rusia dan Taiwan.

Selain para delegasi seni mancanegara, dari nusantara ada kebudayaan Kutai Kartanegara, Sleman, Gunung Kidul, Kabupaten Bandung, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Penajam Paser Utara  yang juga siap dipertunjukkan selama EIFAF 2016 berlangsung.

Sementara itu, penampilan atraksi tradisional Kutai seperti Belogo, Begasing, dan Bakiak. Lalu olahraga tradisional seperti Gubang Lunas dan Perahu Naga. Ada juga Erau Expo &Bazaar, Berseprah (makan duduk bersila) sepanjang 1 kilometer yang akan masuk dalam rekor MURI, serta Festival Kuliner.

Kukar sendiri sudah menyatakan kesiapannya menyambut para peserta baik domestik maupun mancanegara, tamu baik domestik maupun mancanegara serta tentunya para penikmat pariwisata, budaya dan seni yang akan datang menyaksikan EIFAF 2016 ini.

Untuk urusan transportasi dan penginapan setiap wisatawan yang datang ke Kukar bisa langsung mengunjungi sekretariat panitia EIFAF 2016 yang terletak di Jam Bentong, Jalan Walter Monginsidi atau bisa kunjungi website www.eifaf.visitingkutaikartanegara.com untuk mendapat informasi seputar penginapan, transportasi dan informasi lainnya terkait EIFAF 2016.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *