Headline NewsHealthy Life

Menkes Pastikan Fasilitas Layanan Kesehatan di Jalur Mudik Buka 24 Jam

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek  pastikan faslitas layanan kesehatan yang berada di sekitar jalur mudik akan buka selama 24 jam.  Secara keseluruhan ada 3910 fasilitas layanan kesehatan yang disiapkan Kemenkes untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Menkes mengatakan petugas yang jaga di fasilitas layanan kesehatan yang berada di jalur mudik akan diberlakukan sistem shift agar layanan 24 jam tetap berjalan.

“Itu memang harus buka 24 jam, jadi di sini Anda harus mengetahui, kami juga tenaga kesehatan, saya berterima kasih, saya menghargai kepada tenaga kesehatan yang nanti harus jaga, mereka akan bergantian nanti. Mereka berada di pos, puskesmas, dan rumah sakit,” kata Nila di Kementerian Kesehatan, Jumat , 8 Juni 2018.

Data yang dihimpun Kemenkes menyebutkan 3.910 fasilitas layanan kesehatan yang disediakan itu terdiri dari  375 rumah sakit, 2231 puskesmas, 923 pos kesehatan, 174 Posko Public Safety Center (PSC), dan 207 kantor kesehatan pelabuhan.

Untuk pos kesehatan yang jumlahnya mencapai 923 pos itu didirikan di pintu exit tol, jalur tol operasional dan fungsional, jalur non-tol, hingga tempat wisata. Menurut Menkes, keberadaan pos ini penting dalam menangani pertolongan pertama. Selain itu,untuk membantu pelayanan kesehatan ini, Kemenkes juga menyiagakan ambulans roda empat dan dua.

“Pos-pos ini kami siapkan untuk, kalau ada yang sakit, ataupun ada kecelakaan,” tuturnya.

Sementara untuk Posko Public Safety Center (PSC), masyarakat dapat mengakses dengan menekan nomor 119. Nomor ini akan merespon cepat kepada pemudik  yang mengalami sakit dan kecelakaan selama perjalanan mudik.

Petugas dari Kemenkes, kata Nila, akan langsung merespons setiap ada panggilan di 119.

“Artinya 119 ini bilamana kita memerlukan informasi, atau ingin mengetahui atau butuh pertolongan, teken saja 119. Mereka mempunyai cabang atau jaringan sebanyak 174,” kata dia.

Nila tak lupa mengingatkan para pemudik, baik yang menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi untuk menjaga kesehatan selama perjalanan. Ia juga meminta supir bus waspada dalam membawa masyarakat pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Sekali lagi, kesehatan penting sekali karena kita tanggung jawab pada diri kita dan orang yang kita bawa,” tuturnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close