Economic

Menkeu Tinjau Perkembangan Kredit Ultra Mikro di Pasar Pasar Telukan Sukoharjo

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meninjau aktivitas para pedagang di Pasar Telukan, Sukoharjo, yang sebagian diantaranya merupakan penerima pembiayaan Kredit Ultra Mikro (UMi) pada Sabtu pagi (26/05).

“Hari ini kita ke pasar, biasanya saya memang kalau di beberapa kota lihat perkembangan Kredit Usaha Mikro, Ultra Mikro (UMi),” tutur Menkeu.

Menkeu menjelaskan bahwa alokasi dana sebesar Rp2,5 triliun untuk Kredit UMi di seluruh Indonesia disalurkan melalui berbagai macam lembaga. “Kalau ini tadi Pegadaian ada yang menggunakan Bahana Artha Ventura, kemudian disalurkannya juga bisa melalui koperasi seperti di sini adalah koperasi BUS (Bina Umat Sejahtera), jadi untuk para anggota koperasi tadi mendapatkan bantuan melalui pemerintah yaitu dana APBN yang disalurkan dan mereka mendapatkan pinjaman dengan bunga yang sangat rendah dibandingkan kalau dia pinjam dari tempat-tempat yang lain,” jelas Menkeu.

Lebih lanjut Menkeu menjelaskan tujuan dari Kredit UMi, yaitu dana bergulir dari pemerintah yang menyasar segmen masyarakat kecil yang tidak bisa dijangkau oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Kalau pedagang-pedagang ini tadi butuhnya hanya 1, 2 bahkan 5 juta maksimal mereka itu tidak bisa masuk ke bank, kalau Kredit Usaha Rakyat adalah melalui bank jumlahnya memang 100 triliun tapi itu untuk volume yang di atas sehingga masyarakat kecil ini memang segmen yang berbeda,” ucap Menkeu.

Sebelum meninggalkan Pasar Telukan, Menkeu menegaskan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi. “Bagus melihat kegiatan ekonomi masyarakat yang terus bergulir dan tentu pemerintah terus menginginkan agar ekonomi dan masyarakat bisa terus bekerja secara baik,” tegas Menkeu.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close