DestinationTourism

Nuansa Pasir Hitam di Pantai Jonggring Saloko

Pantai_Jonggring_Saloko_(7)

Pantai Jonggring Saloka adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur berjarak sekitar 69 km dari Kota Malang. Nama Jonggring Saloka diambil dari cerita pewayangan, sebagai nama kahyangan tempat kediaman Batara Narada. Untuk menuju ke pantai ini tidak mudah, dari Kecamatan Sumberpucung pengunjung menuju Donomulyo, dilanjutkan ke Desa Materaman, lalu harus melewati jalan makadam untuk mencapainya. Akses untuk menuju pantai Jonggring Saloko Malang ini masih tergolong sulit untuk di lalui. Tetapi jalur yang berbatu, terjal dan berkelok–kelok ini akan terbayar lunas dengan pemandangan yang di sajikan oleh pantai ini. Pantai dengan air yang masih jernih dan ombak yang saling berkejaran ini akan memanjakan indera penglihatan Anda. Tapi sayang bagi Anda yang suka berenang di pantai harus menahan keinginan Anda untuk berenang di pantai Jonggring Saloko ini, karena memang ada larangan tertulis untuk pengunjung tidak di perbolehkan berenang di Pantai.

Tak banyak yang mengetahui tentang keberadaan Pantai ini. Suasana yang sangat alami masih sangat terasa bila Anda mengunjungi pantai Jonggring Saloka. Memang agak sulit sulit untuk melintasi jalan menuju pantai ini, jalanannya berbatu dan bila hujan, jalanan akan terasa sangat licin. Namun ketika Anda sudah sampai di Pantai Jonggring Saloka, Anda bisa merasakan sejuknya suasana angin dan begitu tenang jika Anda melihat deburan ombak-ombaknya yang menghantam karang. Di pantai ini Anda akan melihat hamparan pasir pantai yang berwarna hitam pekat dan pasirnya halus juga lembut. Terdapat dua tempat yang menjadi daya tarik utama Pantai Jonggring Saloko, yakni “Ngebros” dan “Pantai Pasir Hitam”. Ngebros merupakan tempat dimana kita dapat melihat sebuah karang dengan lubang besar yang akan menghasilkan semburan air yang tinggi saat ombak datang. Fenomena ini berasal dari sebuah benturan keras dari ombak yang menghantam karang berlubang. Saat air laut naik dan menyembur ke atas maka kita akan mendengar suara ‘brosss’.

Pantai Jonggring Saloko juga memiliki keunikan berupa pasir hitam. Tak seperti kebanyakan pantai lainnya di Malang yang menyuguhkan pasir putihnya, di pantai ini pasirnya berwarna hitam. Fenomena alam yang diklaim sebagai satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia, berada di Watu Ngebros di Jonggring Saloka ini. Disebut Watu Ngebros karena dari batu karang besar menjulang di bibir pantai tersebut, keluar muncratan air ke angkasa hasil pertemuan dua arus gelombang besar dari selatan dan utara. Dua gelombang itu bertabrakan di satu titik, di dalam rongga batu karang besar yang mirip gorong-gorong raksasa tersebut. Dari rongga batu karang itulah muncul muntahan gelombang dan menimbulkan suara gemuruh cukup keras. Saat gelombang besar, suara gemuruh itu terdengar hingga radius tujuh kilometer ke arah barat, tepatnya di sejumlah pantai di kawasan Kalitekuk, Desa Sumberoto.

Di sepanjang bibir Pantai Jonggring Saloko dapat Anda jumpai hamparan pasir yang berwarna hitam pekat namun halus dan lembut. Bahkan, di saat terkena siraman sinar matahari, pecahan air di udara itu memunculkan pelangi. Hanya munculnya pelangi itu belum tentu sehari sekali. Pelangi muncul karena tergantung besarnya arus ombak yang bertabrakan dan tergantung arah sinar matahari yang tepat mengarah ke muncratan air itu. Watu Ngebros inilah daya tarik bagi para wisatawan pada masa kejayaan Pantai Jonggring Saloka tahun 1990-an silam. Karena fenomena alam ini nyaris tidak pernah ada di pantai manapun. Kondisi Watu Ngebros saat ini memang tidak sebagus dulu. Setiap saat rongga dalam batu karang ini membesar akibat hantaman arus ombak, sehingga suara gemuruh yang keluar dari rongga batu karang itu sudah tak lagi melengking. Untuk fasilitas di Pantai Jonggring Saloko Malang bisa di katakan masih sangat minim. Karena memang masih sulitnya akses menuju ke pantai ini, membuat orang masih enggan untuk ke pantai ini.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button