Economic

OJK Optimis Capai Pertumbuhan Ekonomi Pada 2018

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, 2018 sebagai momentum yang tepat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Terutama, di tengah kondisi makro ekonomi dan sektor jasa keuangan yang kondusif.

OJK juga memiliki komitmen tinggi, untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan, dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

“Kami yakin sektor jasa keuangan mampu mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,4 persen. Hal ini didukung oleh solidnya indikator sektor jasa keuangan baik dari sisi pemodalan dan likuiditas, maupun tingkat risiko yang terkendali,” katanya.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam sambutannya di acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018 yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo di Jakarta, Kamis (18/1/2018) malam.

Perbaikan ditunjukkan dari kuatnya tingkat permodalan, ketersediaan likuiditas yang memadai, serta terkendalinya tingkat risiko. Ini memberikan landasan yang kuat bagi sektor jasa keuangan untuk lebih proaktif, dalam menyediakan sumber pendanaan untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian domestik.

“Berdasarkan capaian tersebut dan target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen di 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk tumbuh di kisaran 10-12 persen,” ujarnya.

Optimisme untuk memacu pertumbuhan, juga turut diperlihatkan  pelaku industri jasa keuangan, sebagaimana tercermin dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2018, yang menargetkan ekspansi kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK), dimana masing-masing tumbuh 12,23 persen dan 11,16 persen.

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button