DestinationTourism

Pantai Lengggoksono, Bahari Tepi Samudera Indonesia

Lenggoksono-landscape-4

Dari kota Malang, Pantai Lenggoksono bisa ditempuh melalui Dampit menuju kota Tirtoyudo, lalu berbelok ke kanan di pertigaan Tangsi, Desa Tirtoyudo. Dari pertigaan ini posisi pantai masih sekitar 30 km. Kondisi jalan dari Tangsi, Tirtoyudo menuju Lenggoksono, Purwodadi masih mulus beraspal, namun ruas jalan agak menyempit. Sepanjang jalan 30 km tersebut jalanan berkelok-kelok disertai tanjakan dan turunan yang cukup tajam. Kurang lebih sekitar 5 km menuju Desa Purwodadi jalanan agak rusak, tapi tenang saja sebab sebagian jalan sudah dicor hingga sampai ke lokasi pantai. Di sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi pemandangan perkebunan cengkeh dengan tingginya yang mencapai 15 meter. Terdapat pula perkebunan warga sekitar seperti jagung dan pohon sono.

Pantai Lenggoksono adalah sebuah pantai di pesisir selatan yang terletak di tepi Samudera Indonesia dan masuk wilayah Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk mencapai pantai ini dari Kota Malang kita bisa menempuh dari Kecamatan Dampit menuju Kecamatan Tirtoyudo, lalu berbelok ke kanan di pertigaan Tangsi, Desa Tirtoyudo. Dari pertigaan ini posisi Pantai Lenggoksono masih sekitar 30 kilometer. Kondisi jalan dari Tangsi Tirtoyudo menuju Lenggoksono Purwodadi sangat mulus beraspal, hanya ruas jalan sangat sempit. Sepanjang 30 kilometer itu jalanan berkelok-kelok. Jalanan belokan tajam disertai menanjak dan menurun yang curam. Bahkan terdapat jurang curam di sisi kanan dan kiri jalan.

Sekitar lima kilometer menjelang masuk Desa Purwodadi kondisi jalan mulai rusak, namun sejumlah jalan ada yang sudah dicor hingga ke bibir pantai. Sepanjang perjalanan kita bisa menyaksikan perkebunan cengkeh dengan pohonnya yang tinggi sampai 15 meter. Hal itu tidak mengherankan karena Desa Purwodadi merupakan sentra produsen cengkeh terbesar di Malang Raya. Di pantai Lenggoksono ada tempat lain yang wajib dikunjungi, yaitu banyu anjlok dan pantai bolu-bolu. Namun, menuju kesana harus menyewa kapal seharga Rp.50.000,- per orang (pulang pergi). Anda bisa naik ojek, harga sama tapi hanya sampai banyu anjlok saja. Jika Anda ingin menghemat, menuju banyu anjlok dan bolu-bolu bisa jalan kaki, memakan waktu kurang lebih dua jam perjalanan.

Selain menyimpan potensi ikan beragam jenis seperti lobster, cumi-cumi, layur, cakalang, dan layar pemandangan pantai ini cukup menyejukkan mata. Memiliki hamparan pasir putih seluas satu kilometer melingkar dengan dikelilingi dua tebing yang cukup menghijau karena tumbuhan rindang. Bagi penghobi memancing, Pantai Lenggoksono menawarkan banyak tantangan. Selain tempatnya yang nyaman, ikannya juga banyak. Pantai Lenggoksono sebenarnya memiliki pemandangan yang indah dengan deburan ombaknya yang seperti berkejar-kejaran.

Banyak batu-batu kecil tersebar di sepanjang tepi pantai. Sayangnya pantai ini kurang terawat karena masih ada sampah yang bertebaran di tepi pantai. Pantai Lenggoksono tidak hanya menawarkan potensi ikan, tetapi juga menjadi wilayah konservasi lobster mutiara, lobster pasir, dan lobster batu. Kebetulan di bawah Pulau Gadung yang masuk wilayah Pantai Lenggoksono terdapat goa lobster. Di goa bawah laut inilah sarang lobster yang oleh masyarakat dan nelayan selalu dijaga dan diawasi dari nelayan nakal yang akan menangkap dengan potasium. Sehingga sampai saat ini goa yang menjadi tempat bertelur lobster itu masih sangat bagus dan terjaga dengan baik. Di pantai ini pun ditunjuk oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan sebagai wilayah ekowisata.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button