PageantsTourism

Para Finalis PPI 2021 Didorong Bangun Networking Dengan Baik

34 Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2021 kembali mendapatkan pembekalan dari Founder Yayasan EL JOHN Indonesia Martinus Johnnie Sugiarto pada Karantina virtual sesi ketiga, Rabu (1/9/2021). Kali ini materi yang diberikan seputar membangun networking.

Martinus Johnnie Sugiarto menerangkan bahwa networking atau jaringan sangat penting untuk memperlancar tujuan, baik tujuan dalam bekerja maupun berbisnis. Karena itu networking perlu dijaga karena suatu saat akan dibutuhkan.

Martinus Johnnie Sugiarto menjelaskan bahwa Yayasan EL JOHN Indonesia telah menyiapkan panggung yang  dapat dimanfaatkan para Putri binaannya untuk menjalin networking. Pada kesempatan ini, Martinus Johnnie Sugiarto memperlihatkan foto-foto para putri yang sedang bertugas dan bertemu dengan orang-orang hebat. Oleh karena itu panggung yang disediakan Yayasan EL JOHN Indonesia, seperti kontes pageant internasional  dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperkuat networking.

“Nah networking ini yang bisa membawa Putri-putri Pariwisata Indonesia sampai ke mana-mana. Anda kalau perhatikan di foto ini, anda lihat para Putri Pariwisata atau pun finalisnya atau pun special award-nya bisa naik ke panggung, satu panggung dengan orang-orang hebat. Di foto ini di atas panggung pada saat itu ada Pak Menteri Pariwisata Pak Arief Yahya. Anda bisa naik panggung, di panggung yang sama. Kalau anda lanjuti lihat foto-foto lain banyak kegiatan-kegiatan yang bisa mengantarkan anda menuju ke panggung-panggung baik panggung nasional maupun panggung dunia,” papar Tokoh Pariwisata Nasional ini.

Menurutnya ada tiga upaya yang harus dijalankan dalam membangun networking. Yang pertama adalah apa yang pertama kamu lihat atau what you see. Biasanya sebelum terjadinya komunikasi, orang akan terlebih dahulu melihat lawan bicaranya, baik itu busana yang dikenakan maupun melihat perilakunya.

Busana yang dikenakan tidak rapi, orang akan menilai orang tersebut tidak suka rapi. Namun jika sebaliknya, maka orang tersebut selalu menempatkan kerapian ada yang nomor satu. Karena itu, para finalis diminta untuk memperhatikan busana yang dikenakan saat berkomunikasi dengan seseorang apalagi orang yang diajak berkomunikasi adalah orang-orang penting.

“Begitu pertama kali ketemu orang akan melihat bagaimana penampilan anda, what you see, apa yang orang lihat tentang anda, bisa rapi banget, bisa juga justru terbalik, pakaian tidak sesuai dengan lokasi. Misalnya pakaian terlalu nora, mungkin karena anda punya banyak koleksi perhiasan dan pergi ke mall, perhiasannya seperti toko emas berjalan. Orang malah menilai ini nora banget,” ujar Martinus Johnnie Sugiarto.

“Nah hal-hal demikian itu harus dapat memberikan kesan positif bagi orang yang melihat anda. Orang akan melihat anda bisa ga menyesuaikan pakaian dengan tempat. Nah itu kesan pertama orang melihat anda ,” tambahnya.

Kemudian upaya yang kedua adalah what you saya atau apa yang ingin disampaikan. Jika yang disampaikan adalah hal-hal positif makan hubungan dalam ber-networking akan terus terjaga, namun jika yang disampaikan membuat lawan bicara tidak nyaman maka akan sia-sia networking akan dibangun.

“Ada orang begitu ketemu karena sudah berteman langsung curhat, cerita tentang curhatan dia, tentang masalah dia. Bagi orang yang diajak ngomong mungkin merasa ini cerita dia apa hubungannya dengan aku, apa pentingnya dengan aku. Orang akan merasa bahwa omongan anda tidak pada tempatnya dan tidak perlu. Nah hal-hal demikian ini harus bisa mengendalikan, kita harus bisa mengendalikan diri di saat what you say, apa yang ingin anda katakan,” terang CEO EL JOHN Media ini.

Untuk yang ketiga adalah what you do atau apa yang ingin dilakukan setelah what you see dan whay you say sudah dijalankan dengan baik. What you do  ini mengarah pada sikap yang ditunjukan. Jika sikapnya dalam berjanji ditepati maka tiga upaya ini dijalankan dengan sempurna.

“Anda mengatakan oke besok jam 2. Orang pasti tunggu jam 2, orang akan melihat What You Do. Kalau ternyata jam dua anda tidak datang, anda tidak ada kabar, maka yang pertama sudah bagus, yang kedua sudah bagus akan hilang yang ketiga. Semua yang bagus dua poin di depan akan musnah  karena perbuatan anda yang tidak menepati janji,” tutur Martinus Johnnie Sugiarto.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close