Parade Layang-Layang Curi Perhatian Pengunjung Mada Fest 2024 di Pantai Matras

0

Ada yang berbeda di langit Pantai Matras pada Minggu sore (30/06/2024). Langit yang membiru itu dipenuhi layang-layang dari berbagai bentuk. Layang-layang tersebut merupakan peserta parade layang-layang  yang digelar di hari terakhir Mada Fest 2024.

Parade layang-layang merupakan salah satu pengisi kegiatan Mada Fest 2024 yang dibuka pada Sabtu sore, (29/06/2024). Sebanyak 15 peserta turut berpartisipasi dalam parade ini dan  menghadirkan  layang-layang dengan bentuk yang beragam,  seperti naga, burung merak, dan ubur-ubur.

Kegiatan ini turut dihadiri Putri Binaan Yayasan EL JOHN Indonesia yakni Adilah Salsabila (  Miss Culinary Tourism Indonesia 2023/ 1 Runner Up   Putri Pariwisata Indonesia 2023)

Parade ini berhasil mencuri perhatian pengunjung pantai Matras. Hampir seluruh area  dipenuhi pengunjung. Bukan hanya sekedar menyaksikan keindahan layang-layang, namun banyak  pengunjung  yang mengabadikan layang-layang saat ingin diterbangkan maupun mengudara  melalui ponsel pribadinya.

Kompetisi ini, dinilai berdasarkan tiga kriteria utama: keindahan bentuk layang-layang, tingkat kerumitan dalam pembuatannya, dan stabilitas saat terbang. Setiap layang-layang diuji kemampuan terbangnya di udara Pantai Matras yang berangin, dengan para juri yang berpengalaman dalam seni dan teknik pembuatan layang-layang.

Keindahan bentuk layang-layang dinilai dari segi estetika dan kreativitas desain, sementara kerumitan pembuatan dilihat dari teknik dan bahan yang digunakan. Stabilitas layang-layang di udara menjadi penentu utama, menunjukkan kemampuan peserta dalam menyeimbangkan desain dengan fungsi.

Ketua Juri Parade Layang-layang, Selga Mirantoro menyatakan bahwa parade layang-layang dipilih sebagai acara penutup karena tingginya minat dan antusiasme warga pada tahun sebelumnya.

” Tahun lalu, antusias warga sangat tinggi, maka kami putuskan untuk menjadikan parade layang-layang ini sebagai penutup biar penutupannya lebih meriah,” ujarnya.

Selga mengungkapkan bahwa parade ini menarik banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah. “Banyak pengunjung yang datang dari kampung-kampung sekitar. Mereka sangat antusias, terutama saat layang-layang berbentuk naga terbang. Suasananya ramai dan seru sekali,” tambahnya.

Respon positif tidak hanya datang dari penonton, tetapi juga dari para peserta. “Para peserta sangat antusias. Mereka senang bisa berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas mereka dalam membuat dan menerbangkan layang-layang,” jelas Selga.

Menurut Selga, tujuan utama diadakannya parade layang-layang adalah untuk mengakomodasi minat yang tinggi dari warga dan peserta.

“Tahun lalu, festival layang-layang juga mendapat sambutan yang sangat baik. Karena itu, kami mengulanginya tahun ini supaya antusiasmenya tetap tinggi. Bagi yang kemarin belum ikut, bisa ikut sekarang atau tahun depan,” katanya.

Selga juga menegaskan bahwa parade layang-layang memiliki potensi besar untuk menjadi acara utama di Mada Fest mendatang.

 “Harapannya, festival layang-layang akan menjadi daya tarik utama karena mampu menarik banyak pengunjung. Ke depannya, kami akan membuka kuota peserta sebesar-besarnya untuk mengakomodasi minat yang tinggi ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Mada Fest 2024 dibuka pada Sabtu (29/06/2024) dan berakhir pada Minggu (30/06/2024) Selama dua hari pelaksanaan, Mada Fest 2024 menyuguhkan berbagi kegiatan seni dan budaya, seperti lomba memasak Lempa Kuning, lomba gasing, menggelar tradisi Nganggung Sedulang Sepintu dan menggelar kegiatan cara membuat Kericu.

Selain itu ada tarian daerah yang dipertunjukan pada pengunjung. Tak berhenti di situ, ada 60 UMKM yang dihadirkan untuk menawarkan berbagai macam produk kuliner, mulai dari kuliner khas daerah maupun kuliner kekinian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *