Pemprov Babel Berikan Apresiasi atas Penyelenggaran Mada Fest 2024

0

Staf Ahli Pj Bupati Bangka Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra menyampaikan rasa syukurnya atas kesuksesan penyelenggaraan Mada Fest 2024. Hal tersebut disampaikan Boy saat menutup Mada Fest 2024 di Pantai Matras, Minggu sore (30/06/2024).

Acara penutupan Mada Fest dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan OLahraga (Disparbudkepora) Provinsi Bangka Belitung Widya Kemala Sari serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka  Rismy Wiramadonnah serta ratusan pengunjung Pantai Matras.

Acara penutupan diisi oleh penampilan atraksi pencak silat dari Perguruan Silat Pondok Kelapa. Aksi mereka menampilkan seni bela diri tradisional Indonesiaberhasil menarik perhatian penonton,  Tidak kalah memukau, Sanggar Seni Serai Serumpun mempersembahkan tari kedidi yang anggun dan mempesona. Tarian yang terinspirasi dari burung kedidi ini menggambarkan keindahan dan kelembutan gerak burung di alam.

Boy berharap festival ini dapat terus berlanjut dan menjadi ajang untuk meningkatkan ekonomi kreatif. “Mudah-mudahan untuk event berikutnya kita lakukan lagi, dan ini salah satu ajang yang bagaimana untuk meningkatkan ekonomi kreatif yang pastinya,” ujarnya.

Boy mengapresiasi keberadaan UMKM yang turut berpartisipasi dalam festival ini. Menurutnya, kehadiran UMKM memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Matras.

“Alhamdulillah juga saya lihat UMKM-UMKM itu berdiri dengan baik dan tamunya juga ramai mengunjungi daripada UMKM. Ini adalah salah satu peningkatan ekonomi terutama untuk masyarakat Matras,” kata Boy Yandra.

Boy juga memberikan apresiasi khusus kepada komunitas Rumah Kreatifitas Matras (RUKEM) yang telah berperan besar dalam suksesnya Mada Fest 2024.

 “Terima kasih juga saya ucapkan kepada komunitas RUKEM. Alhamdulillah, tanpa mereka mungkin ini tidak terjadi. Kita berharap nanti komunitas RUKEM mudah-mudahan untuk event selanjutnya, khususnya  lomba yang digelar di Mada Fest bisa lebih besar juga,” ujarnya.

Apresiasi kepada Rukem juga disampaikan Kepala Disparbudkepora Provinsi Bangka Belitung, Widya Kemala Sari. Menurutnya inisiatif dan kontribusi dari generasi muda dalam penyelenggaraan Mada Fest ini perlu dihargai.

 “RUKEM ini dalam hal desain, untuk logonya aja udah bagus mereka. Mereka memiliki kemampuan untuk mendesain logo yang bagus, memiliki digitalisasi yang bagus untuk pemasarannya. Dan kita harapkan kedepannya untuk pemasarannya itu lebih booming lagi,” tambahnya.

Widya mengungkapkan Mada Fest atau event-event harus dikembangkan karena dapat memperkuat ekonomi kreatif dan dapat menjadi wadah inovasi generasi muda dalam sektor pariwisata dan budaya Bangka Belitung.

“Jadi dengan pergerakan wisatawan domestik, paling tidak di Pulau Bangka sendiri, itu akan menggerakkan ekonomi, ekonomi masyarakat. Otomatis kan ekonomi kreatifnya akan jalan. Biar bagaimanapun, ekonomi kreatif itu adalah nafasnya pariwisata. Wisatawan itu perlu jajan, perlu makan, perlu akomodasi,” paparnya.

Acara penutupan Mada Fest diakhiri dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah berlangsung selama festival yakni lomba memasak Lempah Kuning, lomba Parade Layang-layang dan lomba mewarnai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *