Headline NewsTransportation

Pemprov DKI Sebut Polusi Udara Turun, Sejak Sistim Ganjil Genap Diperluas

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan perluasan sistim ganjil genap di wilayah DKI Jakarta  sudah terasa manfaatnya. Manfaatnya,  yakni telah terjadi penurunan polusi udara.

Menurut Andono, hasil pemantauan Fix Station Air Quality Monitoring System atau Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Bundaran Hotel Indonesia, terjadi penurunan rata-rata konsentrasi polutan jenis PM 2,5 sebesar 18,9 persen dibandingkan sebelum penerapan kebijakan tersebut.

“Paling signifikan sumber polusi dari kendaraan pribadi. Ganjil genap membuat kualitas udara sejauh ini lenih baik,” ujarnya, Selasa (20/8/2019).

Tercatat, rata-rata PM 2,5 sebelum perluasan ganjil genap (H-7) sebesar 63,29, sedangkan setelah perluasan ganjil genap (H+7) sebesar 51,29. Artinya, terjadi penurunan konsentrasi Rerata PM2,5 sebesar 18,8 persen.

Sementara, data dari SPKU Kelapa Gading mencatat terjadinya penurunan konsentrasi partikel debu halus berukuran 2,5 mikron atau PM 2,5 sebesar 13,51 persen dibandingkan pekan sebelum penerapan perluasan sistem ganjil genap.

“Belakangan ini konsentrasi partikel di udara lebih kecil setelah ganjil genap. Ini terbukti kebijakan ganjil genap mampu menjadi salah satu pendukung kualitas udara Jakarta,” terangnya.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperluas sistim ganjil genpa di 16 ruas jalan baru, yakni Jalan Pintu Besar Selatan Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati sampai simpang Jl TB Simatupang, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya dan Jalan Gunung  Sahari.

Perluasan sistim ini dimulai dengan sosialisasi yang sudah dilakukan sejak 7 Agustus 2019  lalu,  hingga  8 September 2019.

Sementara untuk uji coba mulai diterapkan pada 2 Agustus-6 September 2019. Sedangkan untuk pemberlakuan resmi akan dilakukan pada 9 September 2019.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close