DestinationHeadline NewsTourism

Pemprov DKI Siapkan Rp150 Miliar Untuk Revitalisasi Monas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin diorama Monas dimodern-kan, karena diyakini dapat menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan. Memodern-kan diorama, merupakan bagian dari revitalisasi Monas yang direncanakan dimulai pada tahun depan.

Anies menilai diorama yang ada saat ini sudah ketinggalan zaman. “Itulah diorama tahun 1970-an. Dulu orang bikin diorama bisa begini, sekarang sudah bisa 3D (tiga dimensi), “ kata Anies di Jakarta, Kamis, (6/12/2018).

Anies menyebut diorama terbaru di Monas bakal menggunakan terknologi termutakhir seperti teknologi 3 dimensi. Jika itu diterapkan, Anies optimis banyak wisatawan yang datang ke Monas.

“Kalau mau bikin diorama, sekarang sudah bisa muncul seperti reality, itu bagian dari revitalisasi.”

Lebih lanjut Anies menjelaskan, bahwa sudah saatnya Monas direvitalisasi agar keberadaan Monas benar-benar dapat dimanfaatkan fungsinya. Apalagi ditambah dengan beragam kegiatan-kegiatan positif masyarakat, yang dapat menjadi Monas lebih berwarna.

Sementara itu, Kepala Bidang Gedung Pemerintah Daerah Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pandita menuturkan revitalisasi Monas itu diperkirakan menelan biaya Rp150 miliar. Revitalisasi tidak akan merombak bentuk fisik dari monumen tersebut.  Sebab, kawasan Monas merupakan cagar budaya.

Pandita menjelaskan revitalisasi Monas akan didahului oleh adanya sayembara untuk desain renovasi monumen itu. Sayembara bertujuan agar revitalisasi itu melibatkan aspirasi masyarakat. Pandita berharap sayembara itu bisa segera dimulai sehingga revitalisasi Monas bisa segera dilakukan.

“Setelah ada pemenang sayembara, lelang baru bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Pemerintah DKI  telah melakukan pelbagai upaya agar pengunjung Monas terus meningkat. Salah satunya dengan menyuguhkan atraksi Air Mancur Menari. Pertunjukkan yang diresmikan pada 12 Agustus 2017 itu digelar setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 19.30 dan 20.30 untuk secara gratis

Selain itu, untuk menarik pengunjung Monas, Pemerintah Provinsi DKI juga menyediakan Bronto Skylift. Fasilitas itu bertujuan agar masyarakat yang kehabisan tiket naik ke puncak Monas bisa menikmati Monas dari ketinggian secara gratis dengan menggunakan Bronto Skylift milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Pada masa kepimpinan Gubernur Anies Baswedan ini, Pemprov  DKI mengizinkan Monas dijadikan tempat untuk kegiatan keagamaan. Padahal sebelumnya,  kawasan Monas steril bagi aktivitas keagamaan maupun kebudayaan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close