DestinationEconomicHeadline NewsTourismTravel

Perpres BOP Diteken Presiden, Borobudur Siap Dibangun Seperti Nusa Dua Bali

Tidak ada ata santai lagi untuk mengembangkan mengembangkan pariwisata Borobudur yang menjadi ikon Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) setelah Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudur. Informasi telah ditekennya Perpres ini, disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya belum lama ini di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Perpres BOP Borobudur yang sudah ditandatangani Presiden itu menjadi landasan untuk segera dibangunnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sekitar Borobudur. Menpar mengaku sudah mengantongi 300 hektar untuk membangun KEK  menjadi pusat amenitas baru di dekat Borobudur. Tugas membangun KEK di kawasan Borobudur ini merupakan tugas utama Badan Otorita.

“Kalau tanahnya sudah dapat 300 hektare. Di situlah yang akan dibangun semacam Nusa Dua, kawasan resort khusus, tourism resort,” ujar Arief.

KEK yang akan dibangunnya ini seperti kawasan Nusa Dua Bali yang dipenuhi dengan resort. Menpar mengatakan Kementeriannya kini tengah bersiap menggaet investor untuk membangun KEK.

Saat ditanya target yang diberikan Presiden Jokowi kepada Kemenpar untuk mengembangkan kawasan tersebut, Arief hanya mengatakan secepatnya. Apalagi, Perpres BOP Borobudur telah ditandatangani presiden.

“Badan Otorita Pariwisatanya (BOP) sudah beliau tandatangani. April tanggal 11 sudah tandatangan, tanggal 12 diundangkan. Bisa dicek. Kalau itu sudah ada bisa cepat seperti Danau Toba, sudah ada Badan Otoritanya, sudah ada orang yang fokus memikirkan itu,” jelas mantan dirut PT Telkom ini.

Terkait pertumbuhan wisatawan mancanegara yang ditarget untuk Borobudur, Arief menyebut angka 2 juta wisman, dari sebelumnya hanya 250 ribu di Borobudur dan 500 ribu Jawa Tengah. Dia berambisi untuk menyaingi Kuil Angkor Wat di Kamboja, yang memiliki pengunjuung 2,5 juta wisman setiap tahun.

Joglosemar menurut Menpar, tidak bisa dibangun parsial, tapi harus terintegrasi. Ikon-nya adalah Borobudur, untuk tiga kota Jogja Solo Semarang. “Nama dan pakor Borobudur sidah mendunia, karena heritage building itu memang yang terbesar di dunia. Jauh lebih tua dan lebih dihormati sebagai karya budaya bersejarah daripada Angkor Wat,” pungkas Arief.

Terpisah, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan jika Perpres BOP Borobudur telah diteken Presiden Jokowi. “Sudah ditandatangani,” jawabnya, melalui pesan singkatnya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button