Pj. Gubernur Heru Kaji Wacana WFH Saat Perhelatan KTT ASEAN di Jakarta

0
siaranpers_pemprov_dki-20230523202015_90wy2f_450

Setelah di Labuan Bajo, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN akan dilanjutkan di Jakarta. Ada dua kegiatan KTT yakni ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM)/Post Ministerial Meetings (PMC) yang akan berlangsung pada 8-14 Juli 2023 dan KTT ASEAN Plus/ASEAN+3 Summit yang akan dilaksanakan pada 5-7 September 2023.

Untuk memantapkan persiapan, Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono lantas melakukan rapat koordinasi dengan Sekretaris Jenderal Kemenlu RI Cecep Herawan bersama jajaran di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (23/05/2023).

Salah satu yang dibahas dalam rapat koordinasi ini adalah adanya wacana pemberlakuan bekerja dari rumah (work from home) bagi masyarakat. Pemberlakukan WFH ini merupakan  bagian dari menyukseskan penyelenggaraan rangkaian KTT ASEAN ini.   Pembahasan kajian tersebut juga akan melibatkan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

Selain itu, itu rapat koordinasi juga membahas rute lalu lintas para delegasi dan kepala negara ASEAN. Rute yang dilintasi yakni dari Sudirman, MH Thamrin dan Gatot Subroto hingga ke venue.

“Kemudian, ada pula rencana mengerahkan anak-anak sekolah untuk memeriahkan acara dan menyambut kedatangan para delegasi di Jakarta. Kemeriahan juga akan dihadirkan melalui media luar ruang, sehingga masyarakat juga tersosialisasi dengan baik,” jelas Pj. Gubernur Heru.

Menurut Pj. Gubernur Heru, persiapan lain yang perlu mendapat perhatian adalah perbaikan fasilitas umum seperti jalan maupun penerangan jalan.

“Berbagai kesiapan penyelenggaraan rangkaian KTT ASEAN di Jakarta dilakukan gotong royong, kerja sama lintas sektoral, di antaranya dalam perbaikan jalan dan penerangan lampu jalan dilakukan oleh Dinas Bina Marga, pengaturan lalu lintas dilakukan oleh Dinas Perhubungan, lalu Dinas Kesehatan menyiapkan dokter yang diperlukan di lokasi penginapan, dan Dinas Pendidikan menyiapkan anak-anak sekolah untuk menyambut para rombongan delegasi berbagai negara. Setiap gedung perkantoran di Jakarta juga bisa menyemarakkan dengan memasang umbul-umbul atau spanduk, sehingga kemeriahan itu kita hadirkan bersama-sama,” ungkap Pj. Gubernur Heru.

Sementara itu, Sekjen Kemenlu RI Cecep Herawan memaparkan, sebanyak 36 negara dan berbagai organisasi internasional akan menghadiri AMM/PMC, sedangkan untuk KTT ASEAN Plus akan dihadiri 26 negara dan organisasi internasional. Oleh karena itu, dibutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan acara bertaraf internasional tersebut.

“Ini adalah perhelatan yang besar karena negara mitra utama pun akan hadir. Sehingga, butuh sinergi yang erat dengan Pemprov DKI bagaimana kita bisa bersama-sama menyukseskan rangkaian acara ini,” kata Cecep.

Ia juga berharap, masyarakat dapat tersosialisasi dengan baik dan mendukung rangkaian acara ini. “Kami tadi sepakat, insya Allah dari bulan Juli, syukur-syukur bulan Juni sudah bisa dimasifkan kegiatan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat yang akan kita lakukan secara bersama-sama dan serentak. Dengan demikian, ada rasa kepemilikan yang utuh dari masyarakat terhadap kegiatan ataupun rangkaian pertemuan ASEAN di DKI Jakarta,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *