Destination

PLTB Jeneponto Juga Diproyeksi Menjadi Objek Wisata

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo I di Jeneponto Sulawesi Selatan selain nantinya difungsikan untuk menambah pasokan listrik ke masyarakat juga diproyeksi sebagai objek wisata baru seperti layaknya di Belanda.

Komisaris PT. Energi Bayu Jeneponto, Hamid Awaluddin mengatakan, PLTB Tolo I di Jeneponto bakal ikut dijadikan sebagai objek wisata. Dengan demikian, pembangkit listrik baru ini bisa ikut membantu perekonomian warga.

“Nanti air yang dilewati turbin itu akan menjadi objek wisata. Orang datang ke situ berfoto. Secara ekonomis mungkin rakyat bisa menjual souvenir, membuka warung, kan ketika orang datang berfoto di situ kan mampir. Di Belanda aja kincir angin rendah orang datang, apalagi ini. Ini memotong sawah, nanti Jeneponto akan mudah dilihat,” ujar Hamid.

Hamid pun berharap agar semua proses dapat berjalan dengan lancar sehingga pembangunan PLTB Tolo I akan selesai tepat waktu.

Dirinya optimis PLTB tersebut akan rampung lebih awal.

“Menurut rencana, Januari 2019 tapi kalau per hari berjalan lancar, setengah tahun bisa. Kita jadi hemat waktu. Juni sudah mulai terpasang sehingga untuk berfungsi total itu tahun inilah, Insya Allah. Kalau segalanya berjalan baik,” katanya.

Menurut Hamid, pengerjaan PLTB ini tergolong cepat. Pasalnya, pihak manajemen tidak pernah berhenti bekerja.

PLTB di Kabupaten Jeneponto dibangun di Kampung Lengke-Lengkese, Kecamatan Binamu, oleh Equis Energy PT Energi Bayu Jeneponto. Kapasitasnya sekitar 72 Mega Watt (MW). Dengan nilai investasi sebesar USD 160,7 juta, PLTB ini memanfaatkan lahan 60 hektare.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button