CultureDestinationHeadline NewsTourism

Pontianak Akan Diramaikan Dengan Festival Meriam Karbit Saat Malam Takbiran

Jika anda mudik ke Pontianak, Kalimantan Barat, caba luangkan waktu anda untuk berkunjung ke Gang Kamboja pinggiran Sungai Kapuas di saat malam takbiran nanti. Di gang ini  akan digelar Festival Meriam Karbit yang digelar saat malam takbiran atau menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Tinggal hitungan hari lagi Idul Fitri akan tiba, persiapan   untuk pagelaran festival tahunan  ini pun dikebut.  Tidak hanya dari panitia dari peserta juga mulai memfokuskan pembuatan meriam agar siap tampil saat festival dimulai.

Festival Meriam Karbit  tahun ini akan diikuti 44 kelompok dengan jumlah keseluruhan 259 meriam.  Sekretaris Forum Meriam Karbit  Kota Pontianak, Barry Shilmon menjelaskan, ada empat kriteria penilaian dalam festival yang rutin digelar setiap malam Idul Fitri ini.

“Yaitu dari bunyi meriam, motif meriam, kebudayaan yang ditampilkan serta dekorasinya. Sedangkan total hadiah yang akan diperebutkan senilai Rp 39 juta,” ujar Barry, Selasa, 20 Juni 2017.

Barry mengaku pantia sudah mempersiapkan segalanya  mulai dari panggung utama, lokasi penjemputan tamu hingga kemasan acara pembuka sudah disiapkan. Saat ini tinggal dikebut beberapa bagian yang perlu didekorasi. Sedangkan untuk penjemputan tamu undangan VIP akan menggunakan transportasi air dari Hotel Kartika ke lokasi acara.

“Tamu lainnya akan dilakukan penjemputan dari Pelabuhan Seng Hie. Digunakannya transportasi air karena akses menuju lokasi kegiatan yakni di Kampung Kamboja tidak memungkinkan untuk dilewati tamu undangan karena akses jalan menuju lokasi akan ramai dengan warga dan jalannya sempit,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono ikut angkat bicara terkait festival ini. Edi berharap kepada pantia dapat mempersiapkan semuanya secara matang  agar estival dapat berjalan lancar dan   sukses. Menurut Edit yang perlu diperhatikan adalah panggung, penjemputan tamu dan kemasan acara seremonial, kerena ketiga yang perlu disiapkan itu rentan terjadi kesalahan apalagi disaat acara dimulai.

berharap kepada panitia pada tahun ini untuk bisa mengatur dengan sebaik-baiknya kegiatan festival meriam karbit , mulai dari panggung, penjemputan tamu hingga kemasan acara seremonialnya.

“Saya berharap festival meriam karbit nantinya bisa terlaksana dengan baik, untuk itu panitia pelaksana harus benar-benar mempersiapkannya, dari kemasan acara pembukaannya, panggung utamanya serta pengaturan tamu undangan,” kata Edi.

Permainan meriam karbit, menurut, Edi, merupakan permainan tradisional yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat Kota Pontianak, karena permainan meriam karbit  memiliki sejarah berdirinya Kota Pontianak.

“Permainan meriam karbit  ini sudah menjadi kebiasaan dan budaya masyarakat Kota Pontianak yang tidak ada di daerah lainnya. Tak sah rasanya lebaran Idul Fitri kalau tidak ada dengar dentuman meriam karbit,” tutup Edi.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button