Prabowo ke Pengusaha: Sudah Kaya, Jangan Cari Celah Aturan!

Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai narasumber dalam forum Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, 14 Februari 2026 (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
El John News, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para pengusaha agar tidak bermain-main dengan aturan. Dalam forum Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026), Prabowo menegaskan kepatuhan terhadap hukum menjadi kunci memperbaiki tata kelola ekonomi nasional sekaligus memberantas praktik korupsi.
Di hadapan pelaku usaha, Prabowo mengaku telah berbicara langsung kepada sejumlah pengusaha yang sebagian merupakan koleganya. Ia meminta mereka menghentikan kebiasaan mencari celah untuk mengakali regulasi.
“Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri, saya sampaikan, ‘sudahlah, kalian sudah besar, sudah kaya, patuhi peraturan. Kalian pinter-pinter’, tapi di Indonesia ini orang pinter itu pinternya pinter mencari peluang mengatasi peraturan”
Prabowo Subianto (Presiden RI)
Menurut Presiden, penyimpangan dan kebocoran anggaran masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan negara. Karena itu, pemerintah berkomitmen menutup ruang-ruang manipulasi dan praktik korupsi di semua level.
Prabowo menegaskan agenda pemberantasan korupsi tidak hanya menyasar dunia usaha, tetapi juga internal pemerintahan. Ia mengakui pembenahan birokrasi menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan.
“Kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia. Segala kebocoran, segala penyelewengan, segala manipulasi ya semua tingkatan. Tapi masalahnya pemerintah birokrasi juga harus bener. Kadang-kadang birokrasi yang tidak benar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung pentingnya reformasi birokrasi agar kebijakan ekonomi berjalan efektif dan tidak terhambat sistem yang lemah. Ia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan di masa mendatang.
Pesan Presiden jelas: kepatuhan hukum bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi bagi ekonomi yang sehat dan berkeadilan.
