EconomicHeadline News

Presiden Minta Sri Mulyani Lanjutkan Tugas Sebagai Menkeu

Tak hanya muka baru, Presiden Jokowi juga masih memanggil muka lama untuk masuk di susunan kabinet barunya, salah satunya adalah Sri Mulyani. Selasa siang (22/10/2019), Sri memenuhi panggilan Presiden di Istana Kepresidenan.

Saat masuk ke dalam Istana, Sri Mulyani hanya melempar senyum kepada puluhan awak media.Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu , baru buka suara usai dipanggil Presiden.

Sri Mulyani mengatakan dirinya diminta Presiden untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). “Bapak Presiden meminta saya untuk menyampaikan kepada media bahwa beliau menugaskan saya untuk tetap menjadi Menteri Keuangan,” kata Sri Mulyani

Menurut Sri Mulyani,  permintaan Presiden untuk kembali menjadi Menkeu merupakan suatu kehormatan bahwa dirinya masih dipercayakan Presiden.

Sri Mulyani mengaku  mendapat arahan dari Presiden mengenai program yang akan dicapai selama lima tahun kedepan.

“Di bidang ekonomi terutama, seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden kemarin bagaimana kita terus bekerja untuk menciptakan kesempatan kerja. Jadi bagaimana kita terus mendorong perekonomian agar mampu untuk terus meningkatkan kualitas penciptaan kesempatan kerja,” terang Sri Mulyani. Selain itu, Presiden juga adanya penguatan di sisi usaha kecil melalui kebijakan yang pro terhadap UMKM.

Ia menambahkan bahwa ketahanan ekonomi di dalam negeri untuk terus ditingkatkan, meningkatkan supplyichains, membangun investasi, policy-policy yang bisa mendorong penciptaan kesempatan kerja, dan mendorong usaha kecil menengah. Sri Mulyani mengaku diminta menggunakan seluruh kebijakan fiskal di dalam membantu para menteri-menteri terkait di dalam mewujudkan ketahanan ekonomi, terutama bekerja sama dengan Menko Perekonomian, Menteri Perindustrian, Perdagangan, Menteri Usaha Kecil Menengah, dan menteri-menteri ekonomi lainnya, di dalam rangka untuk membangun ekonomi kita lebih baik.

“Tadi kita cukup banyak bertukar pikiran mengenai bagaimana kita bisa mendorong dengan menggunakan instrumen-instrumen kebijakan, baik itu di bidang fiskal,” terang Sri Mulyani.

Ia juga menyampaikan, selama ini sebagai tugas di Menteri Keuangan juga kami berkoordinasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Itu diharapkan akan terus bisa menjaga perekonomian kita stabilitas ekonomi pertahanan, namun pada saat yang sama bisa terus meningkatkan policy-policy yang berpihak kepada penciptaan kesempatan kerja dan usaha kecil menengah,” ucap Sri Mulyani.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close