Headline News

PSBB Transisi Resmi Diperpanjang , Anies Ajak Masyarakat Serius Jalankan Protokol Kesehatan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan memperpanjang kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase I  hingga dua minggu kedepan atau hingga 10 September 2020. Pengumuman itu disampaikan Gubernur Anies melalui akun resmi instagram miliknya @aniesbaswedan, Kamis (27/8/2020).

“Pemprov DKI Jakarta resmi perpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase I di ibu kota selama 14 hari ke depan, berlaku mulai 28 Agustus – 10 September,” tulis Gubernur Anies.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Anies mengajak masyarakat untuk semangat saling mengingatkan dan menjalankan ketentuan PSBB Transisi ini. Hal itu penting, karena jika dapat dilakukan secara serius dapat menekan berbagai indikator epidemilogi penyebaran COVID-19.

“Yuk, lebih serius memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat. Tidak keluar rumah bila tidak diperlukan, seluruh tempat beroperasi dalam setengah kapasitas dan biasakan melakukan 3M: memakai masker, menjaga jarak 1-2 meter, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” lanjut Gubernur Anies.

Perpanjangan ini merupakan  yang ke-lima  kali dilakukan Gubernur Anies. PSBB transisi fase I mulai diterapkan Anies pada 4 Juni 2020. Menurut Gubernur Anies PSBB Transisi ini merupakan menuju fase aman, sehat, dan produktif. Ada alasan tersendiri mengapa Anies memutuskan tak pakai istilah ‘new normal’.

“Dan transisi itu mengirim pesan, ini bukan fase akhir, ini transit. Terminalnya mana? Aman, sehat, produktif itu terminal, ujungnya. Ini masa transit,” kata Gubernur Anies saat memberlakukan yang pertama kali penerapan PSBB transisi fase I.

Aturan pelonggaran dikeluarkan Anies untuk masa PSBB Transisi. Mulai dari dibukanya lagi pasar tradisional, mal, tempat ibadah, restoran, dan perkantoran dengan pembatasan maksimal kapasitas 50 persen. Lalu juga ojek online maupun pangkalan yang boleh kembali beroperasi, dan dibukanya tempat-tempat rekreasi outdoor.

Dalam masa ini juga Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) masih tetap berlaku sampai status darurat corona dicabut.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close