PSMTI Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Ratusan Anak Yatim di Masjid Babah Alun

0
IMG_8499

Ada yang berbeda di Masjid Babah Alun, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada  Jumat sore (14/04/2023). Masjid berarsitektur bangunan khas  Tionghoa ini, pada jumat sore dipadati oleh dua ratus  anak-anak yatim yang sedang mendengarkan dongeng.

Mereka tampak begitu semangat dan ceria mendengar dongeng yang dipadu dengan boneka tangan. Kegiatan mendongeng untuk anak-anak ini merupakan salah satu rangkaian dari  kegiatan buka puasa bersama dengan  anak yatim yang digelar Departemen Sosial  dan Lingkungan Hidup PSMTI. 

Selain mendengarkan dongeng, anak-anak bersama orangtuanya  juga mendapat edukasi  tentang makanan sehat dan bergizi dari dokter spesialis gizi klinik. Kepada anak-anak yatim, pihak panitia membagikan 200 pax bungkusan berupa makanan dan kebutuhan pokok lainnya beserta angpao. Pembagian paket makanan untuk berbuka puasa ini berjalan lancar dan tertib.

 Wakil Ketua Umum (WKU) PSMTI Dept. Sosial & Lingkungan Hidup Oey Lusiana mengatakan kegiatan berbuka puasa bersama ini dilakukan atas kolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) dan FKIK Ukrida ahli gizi sebagai program kegiatan PSMTI yang utama di bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian program rutin PSMTI selama di bulan Suci Ramadhan yang bersamaan dengan kegiatan berbagi takjil dan donor darah. Sebagai Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup dalam organisasi ini, kami terus berkegiatan sosial sesuai dengan arahan Ketua Umum PSMTI Bapak Wilianto Tanta, untuk saling memberi dan mengasihi kepada sesama umat manusia,” ucap perempuan yang akrab disapa Lusi Oey.

Lebih lanjut, Lusi mengatakan  dipilihnya Masjid Baba Alun ini karena keunikannya, salah satunya letakan persis di bawah jalan layang tol. Selain itu, masyarakat di sekitar masjid masih banyak membutuhkan uluran tangan.

“Kami memilih tempat ini karena berada di lokasi yang unik dan berada di kolong jembatan Tanjung Priok dan ini juga dukungan dari Pak Hamka yang membangun Masjid ini. Jadi kami bersama beliau ingin membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Lusi.

Seperti diketahui Masjid Babah Alun Tanjung Priok dibangun oleh  seorang pengusaha muslim keturunan Tionghoa, Jusuf Hamka Ia membangun masjid ini, pada tahun  2017 silam. Nama masjid ini diambil dari nama Jusuf Hamka waktu kecil yakni Alun, sedangkan Babah artinya Bapak dengan demikian  Babah Alun diartikan sebagai   Bapak Jusuf Hamka.

Menurut Lusi Oey, bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah. Maka, sudah sepatutnya sebagai sesama manusia kita harus saling tolong-menolong untuk memberikan manfaat salah satunya lewat berbagi.

“Momen yang sangat istimewa untuk melakukan kebaikan dengan berbagi. Mudah-mudahan kita bisa meraih banyak kebaikan di bulan yang penuh berkah ini,” kata Lusi Oey.

Hal senada juga disampaikan ketua panitia  Dewi Zhou. Ia  mengatakan buka puasa bersama ini merupakan bentuk aksi sosial yang rutin dilakukan PSMTI setiap tahunnya. Setelah bulan Ramadhan, aksi sosial yang digalang PSMTI akan terus dilakukan

“Dari PSMTI ini sering ya dari tahun ketahun mengadakan kegiatan seperti ini. Selain buka bersama, kita juga ada takjil untuk dibagikan kepada pengguna jalan,” kata Dewi

“Semoga kegiatan ini dapat membawa berkah untuk PSMTI maupun untuk masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh PSMTI di 30 Provinsi lebih dari 300 Kabupaten/Kota dan Kecamatan ini , diharapkan bisa diikuti juga oleh Organisasi Masyarakat lainnya agar dapat berbagi ķasih dengan masyarakat yang kurang mampu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *