EconomicHeadline NewsInvestmentTourism

PT Timah Siap Serahkan Lahannya Untuk Pembentukan KEK Pariwisata di Babel

PT Timah Tbk berkomitmen untuk membantu pengembangan sektor pariwisata di  Kepulauan Bangka Belitung. Bantuan yang dilakukan salah satu BUMN ini yakni dengan mendukung pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Kepulauan Babel. Bahkan PT Timah rencanannya akan menghibahkan lahannya untuk pembentukan KEK tersebut.

“Kami siap menyerahkan lahan yang berada di kawasan izin usaha pertambangan timah untuk mempercepat pembentukkan KEK Pariwisata Bangka,” kata Kepala Bidang Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Minggu, 4 Februari 2018.

Anggi mengatakan  terkait pelepasan lahan ini, PT Timah sudah membicarakan kepada  pemerintah provinsi. “Kita sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pemerintah provinsi untuk membahas pelepasan lahan untuk dijadikan kawasan pariwisata,” kata Anggi Siahaan.

Menurut Anggi PT Timah memiliki kewajiban mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepualaun Babel, Budiman Ginting mengapresiasi PT Timah yang mendukung percepatan pembentukkan KEK Pariwisata di Pulau Bangka.

“Saat ini proses pengusulan KEK Pariwisata Bangka sudah ke tahap verifikasi dokumen dan telah diserahkan kepada Dewan Nasional KEK,” katanya.

Menurut dia kesiapan PT Timah menyerahkan lahan di kawasan KEK akan sangat membantu pemerintah daerah mempercepat pembentukan KEK Pariwisata tersebut.

“Lahan yang akan dijadikan sebagai kawasan KEK harus sah secara hukum, agar tidak terjadi persengketaan di kemudian hari,” katanya.

Budiman mengatakan KEK ini akan dijadikan sebagai kawasan strategis nasional. Kalau sudah menjadi kawasan strategis nasional, maka enam bulan sekali akan dievaluasi.

“Apabila selama enam bulan tidak terdapat pergerakan, maka dapat dikeluarkan dari KEK,” katanya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button