CultureLifestyleMusic

Pucuk Cool Jam Festival 2018 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Indonesia

Panggung musik Indonesia seolah tak kehabisan talenta muda yang kian tumbuh dan patut diapresiasi. Kini, industri kreatif Indonesia khususnya bidang musik akan kembali diramaikan oleh talenta muda berbakat jebolan ajang Pucuk Cool Jam 2018 yang telah memasuki tahap final.

Setelah melalui rangkaian seleksi digital audition dan roadshow di 40 SMA/SMK di Jabodetabek, Bandung, dan Cirebon, 10 finalis band dan 10 ektrakurikuler terpilih akan ditantang kembali untuk unjuk kebolehan di Pucuk Cool Jam Festival 2018, sebagai puncak acara rangkaian Pucuk Cool Jam 2018 yang digelar oleh Teh Pucuk Harum.

Erick Harijanto selaku Marketing Manager RTD Tea & Juice, PT Mayora Indah Tbk. mengungkapkan apresiasinya terhadap 10 finalis band dan ekstrakurikuler terpilih,

”Teh Pucuk Harum melalui ajang Pucuk Cool Jam ini, tentu sangat bangga bisa menjadi saksi dari terus berkembangnya talenta bermusik anak muda Indonesia. Kami memahami bahwa ajang pencarian bakat bermusik sangatlah berperan dalam mewadahi para anak muda Indonesia yang selama ini kurang mendapat apresiasi khususnya para siswa SMA/SMK yang sedang dalam proses mematangkan hobi dan jati dari. Untuk itu, di tahun ketiga program Pucuk Cool Jam ini, kami kembali menggelar Pucuk Cool Jam Festival 2018 sebagai panggung utama bagi 10 band dan ekstrakuriler terbaik yang telah berhasil lolos ke tahap final setelah melalui rangkaian panjang Pucuk Cool Jam 2018,” ungkap Erick yang ditemui saat Press Conference Pucuk Cool Jam Festival 2018.

Pucuk Cool Jam Festival sendiri telah digelar untuk kedua kalinya dimana di tahun 2018 ini akan menjadi panggung final bagi 10 band dan ekstrakurikuler terpilih dengan proses penilaian yang lebih ketat dan variatif. Ada empat orang figur kompeten yang akan menjadi juri bagi kedua kategori tersebut. 

Untuk kategori band, penjurian akan dilakukan oleh M. Adri Prakarsa (Adri Nidji/Nev), Satrio Pratomo sebagai pengajar SAE Institute, dan Zuhirman Abdillah sebagai A&R di salah satu perusahaan rekaman Indonesia. Sedangkan di kategori ekstrakurikuler akan dinilai oleh Evelinn Kurniadi sebagai figur ahli performance art yang sudah dikenal oleh berbagai musisi ternama Tanah Air.

Proses penjurian sendiri akan membawa para finalis menjadi pemenang Pucuk Cool Jam 2018 dan akan ditentukan 100% oleh tim juri yang terlibat. Untuk kategori ekstrakurikuler, kriteria penilaian yang akan diberikan oleh Evelinn Kurniadi terdiri dari beberapa poin seperti koreografi, power, kekompakan, ekspresi, kostum, dan bagaimana para finalis mampu mengolah kreativitas dalam mengimplementasikan Teh Pucuk Harum di setiap penampilannya.

Sedangkan untuk kategori band, bentuk penilaian akan jauh lebih ketat dan cukup variatif, seperti yang diungkapkan oleh M. Adri Prakarsa yang selama ini dikenal sebagai drummer salah satu band papan atas Tanah Air yaitu Nidji dan Nev,

”Saya sebagai salah satu perwakilan juri yang hadir hari ini secara pribadi sangat antusias dan bangga dapat terlibat menjadi juri di sebuah ajang bakat bermusik yang konsisten seperti Pucuk Cool Jam 2018. Saya pun tidak sabar untuk bertemu dan melihat secara langsung penampilan dari para finalis di Pucuk Cool Jam Festival nanti.  Bicara soal kriteria penjurian, kami selaku tim juri tentu akan menilai secara objektif dimana terdapat beberapa bentuk penilaian, seperti penguasaan instrumen musik, materi lagu, keterampilan dari segi musikalitas, dan kekompakkan seperti stage act dan live performance. Empat kriteria penilaian tersebut akan dikolaborasikan dari masing-masing juri yang pada akhirnya finalis dengan nilai tertinggi akan berhak menjadi pemenang Pucuk Cool Jam 2018,” jelas Adri dengan antusias.

Sebuah ajang musik berbakat tentu akan semakin kredibel bila menggandeng pihak yang tepat. Untuk itu, Teh Pucuk Harum tidak ketinggalan kembali menggandeng SAE Institute sebagai lembaga pendidikan media kreatif salah satunya di bidang musik yang telah berperan dalam memberikan pembekalan bagi Finalis Pucuk Cool Jam 2018 agar bisa memberikan performa terbaik di panggung Pucuk Cool Jam Festival.

Yudha Diputra selaku Marketing Executive SAE Institute Jakarta mengungkapkan bahwa SAE Institute sangat bangga bisa turut jadi bagian dari ajang Pucuk Cool Jam tahun ke tahun, “Sebagai lembaga pendidikan kreatif di bidang musik, kami sangat mendukung acara seperti ini, karena masih banyak talenta bermusik anak muda Indonesia yang justru dipandang sebelah mata sehingga kurang mendapat apresiasi. Di sini, kami berperan memberi pembekalan dan pelatihan melalui workshop kreatif dengan sesi yang lebih mendalam dibandingkan dengan tahun sebelumnya dimana para finalis band maupun ekstrakurikuler mendapatkan materi khusus karena dengan pertimbangan bahwa adanya kebutuhan yang berbeda antara penampilan band dan ekstrakurikuler. Materi yang diberikan seperti teknik bermusik dan skill live performance art. Kami berharap mereka dapat semakin menyempurnakan penampilan serta kemahiran bermusik ke depannya,” jelas Yudha.

Satrio Utomo yang termasuk dalam tim juri sekaligus tutor workshop yang telah dilaksanakan pada 6-7 April lalu di SAE Institute juga mengungkapkan impresinya terhadap para finalis Pucuk Cool Jam.

”Mereka ini adalah bibit-bibit yang akan terus memberikan warna dan kebaruan dalam skena musik Tanah Air. Jujur, saya bangga karena di usia yang masih remaja, mereka sudah menunjukkan adanya energi yang besar dan kemampuan skill yang cukup terasah dengan baik. Saya harap, diluar kriteria teknis penjurian, siapa pun pemenang Pucuk Cool Jam nantinya mampu menjadi musisi yang menebarkan semangat berkreasi yang positif di masa-masa mendatang,” seru Satrio.

Untuk merayakan puncak dari gelaran Pucuk Cool Jam 2018, para musisi tanah air, seniman, dan komunitas kreatif akan turut ambil bagian di Pucuk Cool Jam Festival. Pucuk Cool Jam Festival tahun ini akan digelar dengan konsep festival yang mengedepankan kegiatan kreatif. Seluruh audiens yang hadir nantinya tidak hanya akan dihibur oleh penampilan dari para musisi tanah air, tapi juga disuguhkan beragam aktivitas kreatif yang melibatkan komunitas dan talent seni kreatif seperti Lapantigatiga, Popomangun, The Broy, Doodle Art, Depok Letters, Enigami Papers, I Light This, So.toy, dan UVisual yang akan menyulap Taman Menteng dengan gemerlap sajian seni visual.

”Secara umum, tujuan digelarnya Pucuk Cool Jam Festival tetap sama seperti tahun sebelumnya yaitu sebagai apresiasi bagi para finalis terpilih yang telah berani berkekspresi dan tampil, baik dari seleksi digital audition hingga roadshow yang digelar di 40 sekolah beberapa waktu sebelumnya. Selain itu, Pucuk Cool Jam Festival 2018 sengaja menggandeng para seniman dan komunitas kreatif untuk berkolaborasi menghadirkan sebuah konsep festival yang tidak hanya menghibur dan memberikan kesan mendalam, namun juga menginspirasi bagi semua yang hadir sekaligus menemani para finalis Pucuk Cool Jam untuk meraih Pucuk Momen,” tambah Erick.

Untuk menjadikan Pucuk Cool Jam Festival 2018 lebih spesial, sederet musisi seperti HIVI!, Yura, Diskopantera, dan RamenGvrl sudah dipastikan akan mengguncang panggung Pucuk Cool Jam Festival 2018. Sementara Jamal M.Aziz/Lapantigatiga, Popomangun, The Broy, dan Komunitas Uvisual akan berkolaborasi membuat sajian visual stage yang akan membuat penampilan para musisi semakin berwarna di panggung Pucuk Cool Jam Festival 2018.

Selain itu Improvindo juga akan turut menyemarakkan festival dengan guyonan khas mereka yang akan menghibur para finalis dan seluruh audiens yang datang. Begitu juga dengan penampilan chill dari Maliq & D’Essentials yang akan menutup helatan penentuan pemenang utama Pucuk Cool Jam 2018.

Tiga pemenang utama dari band yang berkompetisi akan mendapatkan hadiah uang tunai sesuai tingkatannya termasuk plakat dan sertifikat. Untuk pemenang pertama kompetisi band Pucuk Cool Jam 2018, Teh Pucuk Harum akan membuatkan sebuah lagu yang diaransemen oleh Abenk Alter, salah satu musisi nasional dan mantan vokalis Soulvibe, serta sebuah video clip. Sementara untuk pemenang kompetisi Ekstrakurikuler Pucuk Cool Jam 2018 akan turut dilibatkan dalam pembuatan video clip yang akan disutradarai oleh Aji Yudistira.

Kami berharap ajang Pucuk Cool Jam Jam 2018 dan gelaran Pucuk Cool Jam Festival ini tidak hanya dijadikan sebagai ajang mengembangkan kreativitas bagi seluruh peserta, namun semua audiens yang hadir juga dapat menjadikan festival ini sebagai wadah untuk menjalin kekompakan, membangun pertemanan, sambil menikmati momen #staycoolNfresh persembahan dari Teh Pucuk Harum, ” tutup Erick.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close