Pulau Maspari, Surga Tersembunyi di Sumsel Yang Banyak Menyimpan Daya Tarik

Provinsi Sumatera Selatan, selain terkenal dengan berbagai destinasi wisata kotanya yang indah, juga menyimpan banyak wisata alam seperti gunung, air terjun, danau dan juga pulau serta pantai yang panorama alamnya tak kalah cantik dengan pulau dan pantai-pantai lainnya yang ada di Indonesia. Salah satu destinasi wisata alam yang terkenal keindahannya di daerah ini yaitu Pantai Pulau Maspari yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Pulau dengan pesona batu karang yang memenuhi hampir sebagian area pantainya ini tepatnya berlokasi di Simpang Tiga Sakti, Desa Sungai Lumpur, Kecamatan Tulung Selapan. Selain batu karangnya yang menjadi incaran para wisatawan untuk mengambil gambar, Pantai Pulau Maspari ini ternyata juga menyimpan daya tarik lainnya yaitu sebagai habitat penyu yang dilindungi secara resmi oleh pemerintah setempat.
Bila beruntung, Anda dapat melihat langsung dari dekat bagaimana puluhan induk penyu bertelur dengan membuat lubang di bibir pantai yang berpasir. Di antara beberapa jenis penyu yang bisa Anda lihat di sini yaitu Penyu Sisik dan Penyu Hijau yang diketahui sudah sangat langka.
Pulau Maspari yang merupakan pulau terluar di Provinsi Sumatera Selatan ini diketahui juga satu-satunya pulau dengan pantainya yang berpasir putih. Selain keindahan pantainya di sini Anda juga bisa menyaksikan berbagai jenis biota hayati dan juga keunikan lain karena adanya sejumlah sumur air tawar meskipun pulau ini berada di tengah-tengah laut.
Menurut keterangan Syamsuri yang semenjak tahun 2002 ditugaskan untuk menjaga pulau tersebut, ia mengatakan bahwa Pulau Maspari yang tidak berpenghuni ini, memiliki keunikan lainnya di mana ekor pantainya selalu berubah-ubah yang kadang berbentuk lurus dan terdakang berbentuk zig-zag. Bahkan di perairan Pulau Maspari ini juga banyak ditemukan Ikan Pari bertotol biru yang harganya terbilang cukup mahal.
Tidak habis sampai di situ, keunikan-keunikan lainnya dari Pulau Maspari yaitu dengan luas daratan pulau sekitar 32 hektar ini, bahkan tidak satu pun ditemukan pohon kelapa sebagaimana banyak kita temui di pinggir-pinggir pantai pada umumnya.
Secara fisiografis bentang alam di Kabupaten Ogan Komering Ilir ini merupakan dataran rendah dengan rawa-rawa sebagai unsur utamanya, dan Ogan Komering Ilir juga menjadi wilayah di Provinsi Sumatera Selatan dengan garis pantai terpanjang. Salah satu pantainya yaitu berada di Pulau Maspari yang memiliki area terumbu karang dengan luasan sekitar 292 hektar.
FASILITAS WISATA PULAU MASPARI
Hingga saat ini Pulau Maspari terus dikembangkan menjadi destinasi wisata bahari, yang nantinya diharapkan bisa menjadi salah satu ikon pariwisata yang membanggakan bagi masyakarat Provinsi Sumatera Selatan, dan terkhususnya masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir. Selanjutnya tentu sangat diharapkan hal ini akan membawa dampak baik untuk menyedot wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
Keberadaan Pulau Maspari yang termasuk dalam kawasan terdepan dan berbatasan dengan Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Lampung ini tentu juga memberikan kemudahan akses bagi para wisatawan yang datang, sehingga pemerintah Provinsi Sumatera Selatan benar-benar serius menggarap Pulau Maspari ini untuk menjadi salah satu destinasi wisata bahari dan juga pusat budidaya perikanan.
Satu persatu sarana dan prasarana mulai dibangun di Pulau Maspari ini untuk menunjang kegiatan wisata para wisatawan yang datang berkunjung.
Pembangunan cottage, guess house serta beberapa bangunan pendukung lainnya, merupakan langkah kongkrit pemerintah untuk serius menjadikan Pulau Maspari ini sebagai salah satu destinasi wisata yang akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Meski sampai saat ini Pulau Maspari hanya dihuni oleh seorang petugas penjaga pulau dari Dinas Kelautan dan Perikanan beserta sejumlah anggota keluarganya, namun fasilitas wisata tetap terus dibangun untuk menarik minat wisatawan yang datang.
Selain penjaga pulau dan beberapa orang anggota keluarganya, Pulau Maspari sesekali juga didatangi oleh penghuni tidak tetap yaitu para nelayan yang biasanya datang karena kehabisan persediaan air tawar, atau para petugas Angkatan Laut yang sedang berpatroli.
Tidak hanya itu, di kesempatan lain, Pulau Maspari ini juga didatangi oleh beberapa turis asing hingga para peneliti dari dalam maupun luar negeri.
Di lain sisi, meski Pulau Maspari masih jauh dari kata memadai untuk sebuah lokasi wisata, namun siapa sangka ternyata Pulau Maspari ini merupakan salah satu pulau yang pernah masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) dalam kategori “surga tersembunyi terpopuler”, pada tahun 2020 lalu.
Hal ini tentu merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat setempat dan menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan Pulau Maspari menjadi destinasi wisata yang akan dikenal luas oleh kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Hingga saat ini fasilitas wisata yang bisa Anda nikmati di Pulau Maspari ini antara lain, yaitu adanya camping area, guess house, restroom, warung makan, toilet, serta beberapa tempat dan bangunan-bangunan milik pemerintah yang sebagiannya dibiarkan kosong.
Namun sebaiknya untuk Anda yang datang berkunjung ke Pulau Maspari ini ada baiknya membawa perlengkapan atau persediaan bekal yang cukup sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi jika semisalnya warung makan di sini sedang tidak beroperasi.
Selain itu di Pulau Maspari ini terdapat juga sebuah Menara mercusuar yang berada di tengah-tengah pulau.
AKTIVITAS WISATA DI PULAU MASPARI
Sebagaimana sudah dijelaskan di atas bahwa Pulau Maspari merupakan pulau terluar di Provinsi Sumatera Selatan yang tidak berpenghuni. Jadi ketika Anda berwisata ke pulau ini, tentu akan banyak keterbatasan aktivitas yang dapat Anda lakukan karena fasilitas yang tersedia juga tidak terlalu memadai.
Namun meski demikian, bagi Anda yang menyukai suasana tenang, damai dan tentram saat berwisata, Pulau Maspari ini bisa menjadi alternatif pilihan untuk Anda menghabiskan libur akhir pekan.
Beberapa kegiatan wisata yang bisa Anda lakukan selama berlibur di Pulau Maspari ini antara lain yaitu;
Menikmati Keindahan Panorama Pantai
Bersantai menikmati keindahan pantai pasir putihnya yang masih sangat alami, air laut yang jernih serta dengan adanya bebatuan karang yang terdapat hampir di sepanjang bibir pantai, menjadi salah satu lokasi yang cocok sebagai spot foto untuk Anda yang hobi mengabadikan panorama alam melalui lensa kamera Anda.
Melihat Penangkaran Penyu Langka
Tidak semua pantai bisa menjadi habitat penyu, terlebih lagi untuk penyu berjenis langka dan keberadaannya yang sangat dilindungi. Namun di Pantai Pulau Maspari ini yang alamnya masih asri dan belum tercemar, Anda bisa menyaksikan secara langsung bagaimana penyu-penyu tersebut bertelur dan kemudian si induk melepas anak-anaknya berkelana ke samudera luas.
Meski penyu-penyu tersebut dilepas ke laut, namun Pantai Pulau Maspari ini tetaplah menjadi habitatnya karena setelah puas bermain di laut, penyu-penyu tersebut selalu akan kembali pulang.
Berkemah
Dengan panorama alam dan suasana yang jauh dari kebisingan, Pulau Maspari ini sangat cocok dijadikan lokasi berkemah atau camping bagi Anda yang hobi berpetualang ke alam bebas. Anda bisa datang bersama teman-teman atau orang-orang terdekat dan membawa peralatan camping yang Anda perlukan, lalu mendirikan kemah di lokasi ini yang dijamin akan memberikan suasana camping yang berbeda dibandingkan ketika Anda camping di lokasi yang ramai dan penuh dengan hiruk pikuk pengunjung lain.
AKSES MENUJU PULAU MASPARI
Jika Anda berencana mengunjungi Pulau Maspari, Anda perlu mengetahui secara rinci rute perjalanan yang akan Anda tempuh, kecuali jika Anda datang dipandu oleh seorang guide.
Perjalanan ke Pulau Maspari akan memakan waktu cukup lama, namun selama perjalanan dijamin Anda tidak akan merasa bosan karena akan disuguhi pemandangan indah alam sekitar.
Jika perjalanan Anda dari Kota Palembang, maka Anda harus menempuh perjalanan darat selama lebih kurang 3 jam perjalanan ke Dermaga Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir. Kemudian setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan speedboat sekitar 2 jam perjalanan menuju Pulau Maspari.
Atau Anda juga bisa menempuh perjalanan dengan jalur air menelusuri Sungai Musi menggunakan kapal dari Kota Palembang menuju Pulau Maspari. Perjalanan ini akan memakan waktu lebih lama yaitu sekitar 6 jam perjalanan. (Penulis: Yulia)





