Headline NewsPageantsTourism

Putra Pariwisata Nusantara Siapkan Strategi Bangkitkan Pariwisata Usai Pandemi Covid-19

Membangkitkan pariwisata usai pandemi Covid-19 tidak hanya tugas pemerintah saja,  dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), namun juga tugas kita semua, termasuk Putra Pariwisata Nusantara. Para Putra binaan Yayasan EL JOHN Indonesia itu,  ternyata sudah menyiapkan strategi untuk menggairahkan sektor pariwisata Indonesia.

Dalam tayangan program EL JOHN Star yang disiarkan EL JOHN TV,  Putra Pariwisata Nusantara 2018 Arya Purnama dan Putra Pariwisata Nusantara 2019 Muhammad Fadly menceritakan strategi yang sedang dibuat setelah pandemi ini berlalu.

Arya  yang berasal dari Riau ini, mengatakan bahwa dirinya bersama komunitas pariwisata sudah banyak belajar apa yang harus dilakukan di saat bencana. Pasalnya sebelum Pandemi , Riau menjadi daerah langganan bencana  yang tidak pernah dirasakan banyak daerah lain yakni bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, sudah ada perencanaan matang yang sudah dibuat Arya bersama komunitasnya.

“Kita disini sebagai duta pariwisatanya provinsi Riau, kita ada komunitasnya, kita ada namanya  selalu berbicara baik untuk Riau. Kita sebelum ada Covid-19 ini kita dihadapi sama yang namanya asap di provinsi Riau yang dapat berdampak juga ke beberapa event pariwisata  dan objek wisata yang harus tutup sampai 3-4 bulan, bahkan sampai 5 bulan harus tutup karena kabut asap tadi. Jadi pandemi ini adalah hal lain, selain asap yang berefek ke pariwisata, tetapi  bagaimana pun itu, kita harus berbicara baik untuk Riau,” kata Arya.

Arya menjelaskan, langkah disiapkan yakni mempromosikan pariwisata Riau secara gencar melalui media sosial pasca pendemi ini berakhir. Promosi melalui media sosial, menurut Arya adalah upaya efektif untuk memperkenalkan kembali kepada wisatawan bahwa Riau aman untuk dikunjungi.

“Selain itu, kita buatb  video Campaign, setelah pandemi ini mereda, mungkin kita melakukan yang nama sales mission atau pameran ke beberapa daerah di Indonesia untuk mempromosikan secara langsung pariwisata yang ada di provinsi Riau. Jadi sebelum secara langsung kita berbicara yang baik-baik melalui digital,” ujar Arya.

Hal senada juga disampaikan Fadly.  Penyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat ini, mengatakan akan  lebih intens mempromosikan produk pariwisata Sulawesi Tengah (Sulteng), mulai dari destinasinya hingga produk souvenir  melalui media sosial. Untuk mempromosikan pariwisata Sulteng, Fadly tak sendirian, namun ada komunitas pariwisata yang ikut membantu dirinya memasarkan pariwisata Sulteng, yakni Generasi Pesona Indonesia (GenPI)  Sulteng.

“Jadi program saya itu berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang mengitervensi anak-anak muda, caranya mencintai produk lokal  terus juga bisa mengkampanyekan kegiatan-kegiatan pariwisata melalui digital bdengan GenPI,” ungkap Fadly.

Tak hanya itu,  ada langkah lain yang dilakukan Fadly, yakni akan kembali menyelenggarakan sebuah event pariwisata yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 ini.

“Nah setelah Covid-19 ini, yang ingin saya lakukan, saya ingin sekali, kemarin sempat di bulan Agustus akan dilaksanakan festival seperti festival bakar tongkang di Riau. Kemarin saya diamanatkan untuk menjadi director-nya, cuman dalam sub eventnya namun saat ini masih ditunda  dan belum bisa untuk dilanjutkan karena Covid-19 ini, misalkan sudah selesai saya ingin mendirec kegiatan-kegiatan tersebut, apa lagi ingin mengundang bapak Menteri Pariwisata, kalau misalnya nantinya punya waktu bapak Wishnutama dan jajarannya bisa terlibat dalam kegiatan kita tersebut,” kata Faldy.

Ternyata kedua Putra Pariwisata Nusantara ini, juga sudah melakukan hal yang positif di tengah pandemi ini, Fadly misalnya, bergerak melakukan kegiatan sosial yakni membagikan masker kepada yang masyarakat yang berpotensi tertular Covid-19.

“Jadi pembagian masker itu, kita lakukan secara berkala, sasarannya itu untuk teman-teman yang rentan saat ini seperti yang bekerja di tempat-tempat keramaian, seperti di pasar, terus seperti ojek online,  terus di jalan dan lain sebagainya.

Sementara itu, kegiatan yang dilakukan Arya di masa sulit ini, yakni dengan mempromosikan kegiatan pariwisata yang digelar sebelum Covid-19. Menurut Arya, hal ini penting agar masyarakat tidak terlalu banyak mengkonsumsi berita tentang Covid-19, apalagi berita yang didapat masih diragukan kebenarannya.

“Tetap targetnya itu promosi di sosial media digital, baik youtube, instagram, platform-platform apapun itu yang dapat mempromosikan pariwisata.  Walaupun di tengah pandemi ini kita tidak bisa lagi melakukan hal secara langsung, tapi output dari kegiatan-kegiatan kita kemarin itu bisa menjadi bahan promosi ke depannya selama pandemi,” tutur Arya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close