Rapat Akselerasi Reformasi Polri Digelar, Kapolri Gandeng Pakar dan Tokoh Nasional

0
406cb03d-57cd-4989-9b3a-795df2afca4b_407989

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Rapat Akselerasi Transformasi Polri yang digelar di ruang Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis) Staf Operasi Polri, Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/9).

Rapat ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyongsong pembentukan Komite Reformasi Polri yang rencananya akan dibentuk oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam forum strategis tersebut, Kapolri menggandeng berbagai kalangan, mulai dari pakar hukum dan HAM, akademisi, tokoh muda, hingga purnawirawan polisi untuk turut memberikan masukan dan pandangan.

“Tim Akselerasi Transformasi ini kami bentuk sebagai langkah awal dalam mendukung kerja Komite Reformasi Polri yang akan dibentuk oleh Presiden. Selain itu, tim ini juga akan menjadi jembatan komunikasi antara Komite dan internal Polri, sehingga sinergi antara keduanya bisa terbangun dengan solid,” ujar Kapolri Listyo Sigit.

Guna memastikan pendekatan transformasi yang menyeluruh dan tidak sebatas pada aspek kelembagaan, Polri mengundang puluhan pakar dari berbagai bidang. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan perspektif beragam yang dapat memperkaya proses reformasi dan memastikan hasil yang implementatif.

Para tokoh dan ahli yang hadir dikelompokkan ke dalam beberapa bidang sebagai berikut:

1. Pemerhati Kepolisian

  • Komjen Pol (Purn) Drs. Ito Sumardi Djunisanyoto
  • Irjen Pol (Purn) Drs. Aryanto Sutadi
  • Prof. Dr. Hermawan Sulistyo, M.A.
  • Bambang Rukminto
  • Sugeng Teguh Santoso

2. Media dan Komunikasi Publik

  • Rustika Herlambang, S.S., M.I.Kom.
  • Alfito Deannova Ginting

Dr. Devie Rahmawati, M.Hum.

3. Peneliti, Riset dan Politik

  • Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, S.H., M.S.
  • Agung Arafat Saputra, S.H., S.Pd., M.H.
  • Dr. Pratama Dahlian Persadha
  • 4. Kepemudaan
  • Drs. Andy Soebjakto Molangggato
  • Lintang Suryaningtyas, S.H., LL.M.

5. Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)

  • Hendardi, S.H.
  • Nur Kholis, S.H., M.A.
  • Poengky Indarti, S.H., LL.M.
  • Dr. Bachtiar, S.H., M.H.
  • Dr. Ninik Rahayu
  • Ir. Johan Budi Sapto Pribowo

6. Akademisi dan Budayawan

  • Prof. Eva Achjani Zulfa, S.H., M.H.
  • Dimas Oky Nugroho, Ph.D.
  • Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian
  • Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto

Bangun Strategi Reformasi yang Humanis dan Responsif

Kapolri menekankan bahwa Polri saat ini tengah berada dalam fase penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh, tidak hanya dari segi struktur organisasi tetapi juga dalam membangun kembali kepercayaan publik. Menurutnya, Polri harus mampu bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

“Masukan dari berbagai pihak yang kami undang hari ini akan menjadi fondasi strategis dalam menyusun kerangka transformasi Polri ke depan. Kami ingin memastikan bahwa Polri tidak hanya mampu menjawab tantangan zaman, tetapi juga hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Listyo.

Pembentukan Tim Akselerasi ini juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, yang melihat langkah ini sebagai bentuk keterbukaan Polri terhadap evaluasi serta partisipasi publik dalam proses reformasi. Dalam forum tersebut, para pakar diberi ruang untuk menyampaikan analisis, kritik konstruktif, hingga usulan kebijakan yang dapat diterapkan di internal Polri.

Listyo menambahkan bahwa keterlibatan eksternal dalam proses reformasi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh, mulai dari aspek pelayanan, penggunaan teknologi, hingga pendekatan penegakan hukum yang lebih berkeadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *