Sam Poo Kong, Adaptasi New Normal dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
Semarang merupakan sebuah kota yang identik dengan wisata budayanya. Salah satu destinasi wisata yang terkenal di Semarang adalah Sam Poo Kong. Sam Poo Kong merupakan sebuah tempat bersejarah untuk mengenang Laksamana Cheng Ho yang sempat berlabuh di Utara Jawa.
Berdasarkan pantau jurnalis El John News saat menyambangi Sam Poo Kong, kelenteng yang berlokasi di Jalan Simongan Raya Nomor 129, Bongsari, Semarang Barat, itu menerapkan protokol kesehatan ketat yakni 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) guna memastikan segala aktivitas mereka memenuhi unsur Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE).

Jurnalis EL John News berkunjung ke Sam Poo Kong bersama sejumlah media, dalam kegiatan perjalanan mengenal destinasi prioritas pasar domestik yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Garuda Indonesia, Sabtu (28/11/2020)
Assistant Manager Wisata Sam Poo Kong Wahyu Triwarno mengatakan, Rangkaian protokol kesehatan yang harus dijalani wisatawan yang sudah di anjurkan oleh imbauan pemerintah, yaitu di antaranya setiap pengunjung itu ketika mau berkunjung ke Sam Po Kong wajib memakai masker. Kemudian diwajibkan juga mencuci tangan sebelum masuk, dicek suhu tubuh oleh petugas kami. Kita juga mengimbau untuk menjaga jarak antar pengunjung.
“Dari pihak terkait seperti Gugus Tugas Covid-19 Semarang, kemudian ada dari pihak kepolisian juga untuk menjaga dan mengingatkan ke setiap pengunjung agar menjaga jarak satu sama lain” Ucap Wahyu kepada Team El John Media
Bukan Hanya Penerapan 3M saja dari pembatasan Pengunjung pun di terapkan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19, 50 persen dari kapasitas aslinya, sesuai dengan aturan dari Pemerintah Kota Semarang.
Wahyu menambahkan, Jam operasional Sam Poo Kong turut dipersingkat demi mencegah terjadinya kerumunan. Jika Sam Poo Kong di weekdays beroperasi dari pukul 08.00-17.00 WIB, untuk weekend diketahui beroperasi dari pukul 08.00-20.00 WIB.
Pengawasan ketat juga dilakukan terbukti dengan adanya tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kota Semarang dan pihak kepolisian yang mengingatkan ke setiap pengunjung agar menjaga jarak satu sama lain.
Tak hanya kepada pengunjung, pekerja kelenteng Sam Poo Kong juga memberlakukan shifting demi menjaga kondisi badan di masa pandemi. Pemandu kelenteng Sam Poo Kong pun menerapkan protokol kesehatan ketat, mulai dari menggunakan masker hingga face shield.
Di sisi lain, Wahyu mengungkap Sam Poo Kong tengah berusaha mengedepankan pembayaran dengan sistem cashless agar membantu mengurangi resiko penyebaran Covid-19.Untuk batasannya itu kalau di Kota Semarang memang dibatasi 50 persen dari space atau kapasitas. Dan tidak boleh lebih dari 50 orang dalam satu kelompok atau kerumunan.
di masa pandemi ini para masyarakat Indonesia diimbau cukup #diIndonesiaAja. Termasuk jika nanti situasi sudah membaik dan makin aman untuk bepergian, masyarakat bisa kembali berwisata menikmati #WonderfulIndonesia dengan #GarudaIndonesia. Meski nanti pandemi telah dapat dikendalikan, masyarakat sebaiknya terus menjaga kesehatan #BecauseYouMatter


