Culture

Sebanyak 119 Capaja AAU Ikuti Tradisi Kirab di Malioboro

Kirab Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Udara (AAU) kembali menyedot antusiasme ribuan masyarakat yang rela berdiri disepanjang Kawasan Malioboro hingga Alun-alun Utara. Meski sudah menjadi tradisi menjelang berakhirnya masa pendidikan para Taruna AAU Tingkat IV atau Capaja 2018, namun berbagai atraksi menarik yang ditampilan peserta kirab drumband tersebut selalu menuai decak kagum penonton.

Kirab tersebut diikuti 119 Capaja AAU lulusan 2018 yang dimeriahkan penampilan drumband, Taruna Tingkat III, Bergada Pom Lanud Adisutjipto, atlet Binpotdirga, Taekwondo Koni DIY, Barongsai Skatek dan tarian dari Dinas Pariwisata (Dispar). Hadir menyaksikan kirab yang dimulai dari Hotel Grand Inna Malioboro dan berakhir di Alun-alun Utara yaitu Wagub DIY Paku Alam X, perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) DIY serta tamu undangan lainnya.

“Kirab ini merupakan kegiatan tradisi dari Taruna Tingkat IV AAU sebagai bentuk pamitan mereka kepada warga Yogyakarta. Sebelumnya 119 Capaja AAU 2018 ini berpamitan kepada Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X. Selanjutnya, mereka akan dilantik langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka pada 19 Juli 2018 mendatang,” ujar Gubernur AAU Marsekal Muda (Marsda) TNI Sri Mulyo Handoko.

Marsda TNI Sri Mulyo Handoko menyampaikan kirab tersebut merupakan wujud pamitan Capaja AAU 2018 kepada masyarakat untuk meninggalkan Yogyakarta setelah selesai melaksanakan pendidikan di Yogyakarta. Mereka akan menghadapi tantangan yang lebih besar kedepannya. Tidak hanya sekedar menjadi tradisi dan menjadi salah satu daya tarik masyarakat di Yogyakarta, melalui kegiatan ini diharapkan bisa menggugah para pemuda dan pemudi Indonesia bergabung di TNI AU melalui AAU.

“Anak-anak senang melihat atraksi drumband dari AAU ini setiap kali digelar kirab di Malioboro. Jadi saya dan suami pasti mengajak anak-anak ke Malioboro setiap ada pawai kelulusan dari AAU,” kata Riswanti didampingi suaminya yang antusias menonton kirab tersebut bersama kedua buah hatinya.

Warga Suryowijayan ini mengaku meski sudah rutin digelar setiap tahunnya, namun kirab AAU ini tetap menjadi daya tarik tersendiri dan anak-anak tidak pernah bosan menontonnya langsung. Meski harus rela berdesak-desakan, kirab Capaja AAU ini dinilainya sangat bagus dan bisa menghibur warga terutama bagi anak-anak.

“Anak saya suka drumband dari AAU ini, apalagi kalau sudah melakukan atraksi atau formasi pasti membuatnya senang. Dia suka dengan anggota drumband AUU yang berpakaian warna orange dan bertopi kepala elang,” imbuh warga Tegal kenanga Yogyakarta Lira yang juga menyaksikan kirab tersebut dengan kedua putranya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close