DestinationHeadline NewsTourism

Selama Libur Lebaran, Banyuwangi Kebanjiran Wisatawan

Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang ketiban rejeki saat libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Salah satu Kabupaten  Jawa Timur yang letaknya tak jauh dari Bali itu, kebanjiran wisatawan selama libur Lebaran. Wajar saja, Banyuwangi banyak dikunjungi wisatawan, pasalnya kabupaten ini paling banyak memiliki destinasi menarik, bahkan keindahan destinasinya ada yang diakui dunia.

Kepala Dinas Kominfo Banyuwangi, Krisna Setiawan berharap meningkatnya kunjungan wisatawan ke Banyuwangi saat libur Lebaran  menjadi  awal yang baik buat pariwisata Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, telah menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor yang paling diperhatikan.

Pengembangan infrastruktur pariwisata dan fasilitas menjadi bukti bahwa Pemkab tidak tidur dalam mengurusi sektor jasa yang satu ini.

Krisna berharap pengembangan infrastruktur pariwisata dan fasilitas penunjang area wisata yang dilakukan selama ini, mampu memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Harapannya ke depan dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke wisatawan yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan tentu diharapkan memberikan multiplier effect. Selain meningkatnya PAD, sektor perekonomian masyarakat pun diharapkan meningkat, terutama dengan tumbuh dan berkembangnya sektor-sektor ekonomi kreatif yang mendukung sektor pariwisata,” Ucap Krisna. Rabu, (12/6/2019).

Dari data yang dihimpun pada tanggal 5-9 Juni 2019, jumlah pengunjung kawasan wisata Gunung Kelud mencapai 18.326 orang, Sumber Ubalan 4.230 orang, Besuki 4.081 orang, Corah 872 orang, Surowono 533 orang, dan Sumberpodang sebanyak 1.387 orang.

Total pengunjung pada lima hari libur lebaran tersebut tercatat 29.429 orang. Sedangkan untuk kawasan SLG, rata-rata setiap hari dikunjungi 5.000 orang

Sementara, berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, pada libur lebaran periode 5-9 Juni 2019, pendapatan obyek wisata Gunung Kelud mencapai Rp 206.933.000, Sumber Ubalan Rp 32.745.000, Besuki Rp. 32.071.000, Corah Rp 4.219.000, Surowono Rp. 2.315.000, dan Sumberpodang Rp 3.865.000.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close